Joplin, Missouri (ANTARA News) - Tornado telah menewaskan sebanyak 116 orang di Joplin, Missouri, ketika topan dahsyat memporakporandakan pusat kota kecil di Mildwestern tersebut, dengan merobek atap rumah sakit dan menghancurkan ribuan rumah serta tempat usaha.

Para pejabat pengawas cuaca AS menyatakan tornado itu --yang menerjang kota dengan 50.000 warga tersebut saat makan malam pada Ahad (22/5) adalah yang paling banyak merenggut korban di negeri tersebut sejak 1974 dan tornado maut kesembilan sepanjang waktu, kata mereka.

Para petugas gawat darurat, Senin, mengatakan 116 orang tewas dan sebanyak 400 orang lagi cedera. Menurut pejabat setempat, banyak korban menderita luka dalam yang parah.

Awak bagian gawat darurat melakukan pencarian sepanjang malam dan menembus badai yang disertai hujan lebat pada Senin untuk menemukan penyintas.

Tujuh orang telah diselamatkan, kata Gubernur Missouri Jay Nixon.

"Kami percaya ada orang yang masih hidup di bawah puing dan kami akan berusaha dengan keras melakukan pencarian untuk menjangkau mereka," kata Nixon.

Beberapa penyintas menceritakan kisah mengerikan mengenai angin dengan kecepatan 306-318 kilometer per jam di tempat pendingin di restoran dan toko, dan bersembunyi di bak mandi serta toilet, dan tentang warga yang berlarian saat tornado menerjang.

"Kami terkena batu dan saya bahkan tak tahu apa yang mengenai diri saya," kata Leslie Swatosh (22), yang meringkuk di lantai toko minuman bersama beberapa orang lagi. Mereka saling berpegang tangan dan berdoa.

Ketika tornado lewat, toko tersebut hancur tapi semua orang yang berada di dalamnya selamat. "Setiap orang di dalam toko bersyukur. Tak ada yang tersisa di toko itu," katanya.

Beberapa topan lain dengan kekuatan besar diramalkan akan menerjang wilayah tersebut. Tahun ini diduga bakal mencatat tornado sangat kuat di beberapa negara bagian.

Yang menambah sulit upaya penyelamatan ialah tiang listrik roboh, saluran gas pecah sehingga memicu kebakaran, dan komunikasi telefon genggam terganggu akibat 17 menara telefon tumbang, demikian Reuters melaporkan.