FOKUS INTERNATIONAL KEMBALI HADIR UNTUK PARA PEMBACA SEKALIAN

jual beli liberty reserve, jual beli paypal

Jumat, 01 Juli 2011

Bieber dan BlackBerry Pererat RI-Kanada

Mackenzie Clugston
VIVAnews - Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Mackenzie Clugston, mengaku puas menyaksikan meningkatnya hubungan dagang dan ekonomi antara negaranya dengan Indonesia. Dia melihat bahwa meningkatnya hubungan bilateral belakangan ini dipererat dua faktor, BlackBerry dan Justin Bieber.

"Indonesia merupakan mitra dagang terbesar kami di Asia Tenggara. Hubungan perdagangan dua arah dan investasi terus berkembang. Kanada terus memasok dua item yang kini menjadi kebutuhan harian yang penting bagi orang Indonesia, yaitu tepung untuk mie dan BlackBerry," kata Clugston, merujuk nama produk telepon pintar asal Kanada yang tengah digandrungi konsumen teknologi komunikasi di tanah air.

Clugston memberikan pernyataan itu dalam rangka memperingati Hari Nasional Kanada yang ke-144, yang jatuh pada 1 Juli 2011. Perayaan berlangsung di suatu hotel di Jakarta pada Kamis malam.

Clugston menyatakan bahwa dua produk itu turut menyumbang hubungan dagang Indonesia-Kanada yang semakin meningkat. "Volume perdagangan kedua negara hingga saat ini sebesar kurang lebih US$2,2 miliar. Indonesia mengalami surplus dimana Kanada mendapat pemasukan sekitar US$1 miliar, sedangkan Indonesia US$1,2 miliar," kata Clugston.

Duta besar yang telah tiga tahun bertugas di Jakarta itu juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan Kanada, baik di bidang industri, keuangan, dan jasa telah mantap berbisnis di negeri ini. "Indonesia mewakili pasar yang tumbuh berkembang bagi barang, jasa, dan investasi Kanada. Banyak perusahaan kami telah hadir di Indonesia dan mempekerjakan puluhan ribu warga Indonesia," kata Clugston.

Kedua negara pun menjalin kemitraan di sektor-sektor lain, diantaranya anti terorisme, tata kelola pemerintahan, HAM, pluralisme, dan pengentasan kemiskinan. "Tahun lalu, kami memulai proyek-proyek baru yang terfokus pada sejumlah bidang, seperti membantu warga Indonesia di Sulawesi dalam melestarikan hutan bakau dan memperbaiki taraf hidup kaum tani setempat," kata Clugston.

Dia juga mengingatkan bahwa hubungan kedua negara baru-baru ini dipererat oleh kunjungan dua pejabat tinggi dari Kanada ke Indonesia. Mereka adalah Menteri Keuangan Jim Flaherty dan Menteri Pertanian Gerry Ritz. Bersama pejabat Indonesia, mereka membicarakan peningkatan kerjasama bilateral di bidang jasa keuangan dan industri pertanian.

"Namun, ada satu kunjungan lain yang pesonanya mengalahkan dua menteri itu. Siapa lagi kalau bukan Justin Bieber," lanjut Clugston disambut tawa para hadirin dengan merujuk nama bintang pop remaja yang baru-baru kini berkonser di Sentul.

Editor by Fatryani Auly

China Rayakan 90 Tahun Partai Komunis

Polisi China dalam gladi resik HUT Partai Komunis di Kota Nanjing 
VIVAnews - Bangsa China hari ini merayakan 90 tahun berdirinya Partai Komunis di negeri Tiongkok. Partai itu merupakan satu-satunya kekuatan politik di China dan kini anggotanya sudah mencapai 80 juta jiwa, hampir menyamai populasi Jerman.

Kantor berita Xinhua menyorot rasa bangga sejumlah warga China selama berada di bawah rezim Partai Komunis. Bagi kalangan Barat, Partai Komunis China (PKC) membentuk rezim bertangan besi dan tanpa ampun melibas setiap gerakan oposisi, seperti yang terjadi pada Tragedi Tiananmen 1989.

Namun bagi mayoritas rakyat China, yang berjumlah lebih dari satu miliar jiwa, PKC berhasil membawa bangsa mereka tampil sebagai kekuatan baru ekonomi dunia. "Kini, China menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia," tulis Xinhua, yang merupakan kantor berita pemerintah China.

Rasa bangga itu dilontarkan Zhang Huifen, pensiunan pekerja pabrik di Beijing. Dia telah menjadi anggota partai selama 30 tahun.

Zhang masih teringat masa-masa susah di masa lampau, ketika sistem ekonomi masih sangat terpusat dan belum menerapkan pasar bebas yang terkendali. Makanan bagi warga saat itu masih dijatah.

"Saat masih duduk di bangku SMA pada dekade 1970an, kami mendapat jatah makanan berupa tepung terigu dan beras seberat seperempat kilogram. Kacang pun hanya bisa dinikmati pada perayaan Imlek," kata Zhang, yang masih menyimpan sejumlah kupon ransum makanan.

"Bila mampu membeli daging babi, saya pasti ambil bagian yang banyak lemaknya. Bukan karena saya suka makan lemak, tapi lemaknya bisa saya pakai menjadi minyak untuk masak karena saat itu minyak goreng masih langka," kata Zhang. Kini, dia justru menyayangkan sikap orang-orang yang pilih-pilih makanan.

Perempuan setengah baya bernama Qiao Lin merasa iri dengan gaya busana gadis zaman sekarang, yang banyak corak dan bagus-bagus. "Dulu, waktu mulai kerja di usia 18 tahun, celana panjang dan sepatu yang saya pakai masih compang camping," kata Qiao, yang kini berumur 54 tahun.

"Kami saat itu harus membeli baju dengan kupon dan warnanya selalu biru, putih, dan hitam," lanjut Qiao. Kini, dia mengaku bisa bebas membeli pakaian. "Ada banyak baju dan kosmetik yang bagus di mal-mal," kata Qiao.

Dalam tiga puluh tahun terakhir, Partai Komunis China sukses memadukan sistem politik yang masih otoriter dengan sistem ekonomi pasar bebas. Namun, sebagian kalangan mengingatkan bahwa perpaduan itu kini membawa masalah baru bagi China, yaitu kesenjangan sosial yang besar dan korupsi di kalangan birokrat.

"Rakyat menyaksikan bahwa reformasi telah membawa berbagai macam masalah dan beban sosial. Beban itu kini ditanggung oleh kalangan petani, pekerja, dan buruh migran," kata Yang Jisheng, mantan anggota PKC yang kini mengelola suatu majalah, seperti yang dikutip kantor berita Associated Press.

"Ketidakpuasan kini menyebar di kalangan kiri, kanan, dan tengah. Kalangan kiri tidak suka dengan sistem ekonomi pasar. Pihak kanan resah dengan tidak adanya liberalisasi dan demokrasi, sedangkan pihak tengah masih belum menentu," kata Yang.

Editor by Fatryani Auly

60.000 Visa Masih Mengantre di Kedubes Saudi

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Abdurahman Muhammad Alkhayat
VIVAnews - Pemerintah Arab Saudi menyatakan tidak akan mengeluarkan visa lagi bagi warga Indonesia yang hendak pergi ke negara tersebut. Padahal, di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, masih terdapat puluhan ribu visa yang masih belum diproses.

Dilansir dari laman Arab Gazette, Jumat, 1 Juli 2011, di Kedubes Arab Saudi saat ini terdapat lebih dari 60.000 visa yang kebanyakan belum dilengkapi beberapa persyaratan. Kedubes akan memproses sebisanya pada hari ini, sebab mulai besok, Sabtu, 2 Juli 2011, tidak akan ada lagi visa baru yang dikeluarkan.

"Keputusan menghentikan pemberlakuan visa akan dimulai pada Agustus mendatang, sebelum itu visa masih dapat digunakan. Namun, tidak akan ada visa baru yang dikeluarkan mulai Sabtu," ujar Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Abdul Rahman Al-Khayyat.

"Saat ini Kedubes mencoba melengkapi formalitas untuk semua visa yang telah diterima," lanjutnya lagi.

Keputusan ini menyusul akan diberlakukannya moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Arab Saudi per Agustus. Moratorium diberlakukan sampai adanya nota kesepahaman yang mengatur hukum ketenagakerjaan kedua negara.

Khayyat mengaku masih belum mengerti seperti apa moratorium yang akan diberlakukan oleh pemerintah Indonesia. "Apakah mereka akan menghentikan paspor, atau menghentikan orang-orang menuju bandara?" ujarnya.

Akibat keputusan pemerintah Indonesia ini, Arab Saudi terpaksa harus menggunakan tenaga bayaran dari negara-negara lain, diantaranya Kenya dan Ethiopia. Petugas rekruitmen di Saudi yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa pekerja dari dua negara ini tidak akan memenuhi kebutuhan rakyat Saudi.

Untuk itulah, saat ini perusahaan-perusahaan perekrut di Saudi tengah mendesak Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi untuk segera mengesahkan kesepakatan ketenagakerjaan dengan pemerintah India. "India akan menjadi negara penyalur tenaga kerja alternatif jika kita mengalami kekurangan," ujar sumber dilansir dari harian Al-Watan.

Editor by Fatryani Auly
KTT Uni Afrika
Malabo (ANTARA News) - Para pemimpin Afrika mencari dukungan bagi pembuatan peta jalan untuk mengatasi konflik Libya pada satu konferensi tingkat tinggi pada Kamis.

Sementara itu delegasi dari pemberoktak Libya yang diundang ke KTT itu mendesakkan tuntutan agar pemimpin Libya Muamar Gaddafi mundur.

Para wakil rezim Libya juga turut dalam KTT dua hari di Malabo, di luar ibu kota Equatorial Guinea, yang akan mengupayakan konsensus tentang peta jalan itu yang mencakup gencatan senjata dan negosiasi.

KTT Uni Afrika ini menjadi ajang kritik para pemimpin terhadap kebijakan Prancis yang memasok senjata kepada pemberontak Libya dan surat penangkapan Gaddafi yang dikeluarkan Mahkamah Kejahatan Internasional karena kejahatan-kejahatannya, lapor AFP.

Mereka juga berbicara menentang kampanye serangan pimpinan NATO terhadap pasukan Libya yang dimaksudkan untuk melindungi warga sipil.

"Dalam situasi krisis ini kita harus mencari solusi dengan musyawarah," kata Ketua Komisi Uni Afrika Jean Ping dalam pidato pembukaannya. Lebih 30 pemimpin Afrika menghadiri KTT itu.

Uni Afrika harus mencamkan dalam pembicaraan bahwa "penderitaaan rakyat Libya disebabkan bentrokan-bentrokan yang terus berlanjut dan operasi pemboman lewat udara, katanya sebelum para pemimpin mengadakan rapat tertutup.

Tim pemberontak Libya, yang diundang sebagai tamu khusus, mengatakan ada perasaan meluas bahwa sudah saatnya bagi Gaddafi untuk turun.

"Setiap orang sepakat mengenai mundurnya Gaddafi. Sebagian mengatakan secara terbuka, yang lain tidak," kata Mansour Safy Al-Nasr, wakil Dewan Transisi Nasional yang berkedudukan di Prancis kepada AFP.

"Tentu kami berharap ada solusi dari Uni Afrika. Peta jalan itu bagus jika disesuaikan," katanya.

Peta jalan Uni Afrika telah diterima oleh Gaddafi tetapi para pemberontak sebelumnya menolak, dengan menuntut pemimpin itu harus mundur.

Delegasi pemberontak itu, yang termasuk mantan Menteri Luar Negeri Libya Abderaman Shalgam, terdaftar sebagai tamu khusus KTT itu.

Para wakil dari rezim Libya mengatakan mereka sangat berharap dukungan dari pertemuan ini.

Setelah Prancis mengumumkan pada Rabu bahwa pihaknya telah memasok senjata kepada para pemberontak anti Gaddafi, Ping memperingatkan senjata-senjata bisa jatuh ke tangan Al Qaida yang dapat menggunakannya untuk menjadikan Barat sebagai sandera, dan konflik berkembang jadi seperti apa yang terjadi di Somalia.

Peringatan serupa juga disampaikan Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Menlu Rusia Sergei Lavrov sementara itu pada Kamis menuntut penjelasan dari Prancis atas laporan pemasokan senjata kepada pemberontak Libya.

"Jika ini benar, hal ini akan jadi pelanggaran Resolusi 1970 Dewan Keamanan PBB," kata Lavrov, merujuk kepada resolusi Februari yang melarang negara-negara memberikan pasokan senjata kepada Libya.

Ping juga mengkritik surat perintah penahanan atas Gaddafi, salah seorang puteranya dan kepala intelijennya karena kekejaman. "Ini membuat masalah jadi kompleks," katanya.

Editor by Fatryani Auly
Paasukan Al-Qaida
Aden (ANTARA News) - Bentrokan baru antara pasukan dan militan yang diduga Al-Qaida menewaskan lima prajurit Yaman, Kamis, sementara militer menguasai lagi sebuah lokasi strategis di kota wilayah selatan yang hampir jatuh seluruhnya ke tangan gerilyawan.

"Lima prajurit tewas dan enam orang cedera dalam pertempuran hebat dengan militan Al-Qaida di wilayah timur Zinjibar," kata seorang pejabat militer, dengan menambahkan bahwa di pihak musuh juga ada korban tewas dan cedera.

Seorang petugas medis di kota berdekatan Aden mengkonfirmasi jumlah kematian itu.

Pertempuran berkobar sejak Rabu di daerah sekitar stadion Al-Wahda di pinggiran Zinjibar, yang sebagian besar dikuasai gerilyawan muslim garis keras sejak sebulan lalu.

Militer Kamis menembakkan peluru artileri ke stadion itu dan "berhasil menguasainya lagi", kata pejabat itu.

Sumber yang sama mengatakan, Rabu, jatuhnya stadion itu ke tangan militan membuat pasukan kehilangan sebuah lokasi strategis karena persenjataan telah diangkut dengan helikopter untuk brigade yang ditempatkan di sana, lapor AFP.

Sebanyak 48 orang, termasuk 30 prajurit dan empat warga sipil, tewas dalam pertempuran sengit Rabu antara pasukan pemerintah dan militan yang terkait dengan Al-Qaida di Yaman selatan.

"Sebanyak 30 prajurit dan 14 militan Al-Qaida" tewas dalam bentrokan tersebut, kata satu sumber militer, Rabu.

Kekerasan Kamis itu meningkatkan jumlah kematian militer menjadi 135 sejak militan bersenjata yang menamakan diri "Pengikut Sharia" menguasai sebagian besar Zinjibar, ibu kota provinsi Abyan, pada 29 Mei.

Para pejabat keamanan mengatakan bahwa militan itu adalah Al-Qaida, namun oposisi politik menuduh pemerintah Presiden Ali Abdullah Saleh mengada-ada tentang ancaman jihad dengan tujuan menangkal tekanan Barat terhadap kekuasaannya yang telah berlangsung 33 tahun.

Yaman adalah negara leluhur almarhum pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden dan hingga kini masih menghadapi kekerasan separatis di wilayah utara dan selatan.

Yaman Utara dan Yaman Selatan secara resmi bersatu membentuk Republik Yaman pada 1990 namun banyak pihak di wilayah selatan, yang menjadi tempat sebagian besar minyak Yaman, mengatakan bahwa orang utara menggunakan penyatuan itu untuk menguasai sumber-sumber alam dan mendiskriminasi mereka.

Negara-negara Barat, khususnya AS, semakin khawatir atas ancaman ekstrimisme di Yaman, termasuk kegiatan Al-Qaida di Semenanjung Arab (AQAP).

Negara-negara Barat dan Arab Saudi, tetangga Yaman, khawatir negara itu akan gagal dan Al-Qaida memanfaatkan kekacauan yang terjadi untuk memperkuat cengkeraman mereka di negara Arab miskin itu dan mengubahnya menjadi tempat peluncuran untuk serangan-serangan lebih lanjut.

Yaman menjadi sorotan dunia ketika sayap regional Al-Qaida AQAP menyatakan mendalangi serangan bom gagal terhadap pesawat penumpang AS pada Hari Natal.

AQAP menyatakan pada akhir Desember 2009, mereka memberi tersangka warga Nigeria "alat yang secara teknis canggih" dan mengatakan kepada orang-orang AS bahwa serangan lebih lanjut akan dilakukan.

Para analis khawatir bahwa Yaman akan runtuh akibat pemberontakan Syiah di wilayah utara, gerakan separatis di wilayah selatan dan serangan-serangan Al-Qaida. Negara miskin itu berbatasan dengan Arab Saudi, negara pengekspor minyak terbesar dunia.

Selain separatisme, Yaman juga dilanda penculikan warga asing dalam beberapa tahun ini.

Editor by Fatryani Auly
Bakteri E.Coli
Berlin (ANTARA News/AFP) - Jumlah korban tewas akibat wabah E. coli pembunuh di Jerman telah meningkat menjadi 50 orang dengan kematian lain di Jerman dan satu di Amerika Serikat, otoritas kesehatan mengatakan Kamis.

Seorang wanita 74 tahun meninggal di wilayah Hanover, utara Jerman, pada Rabu karena "haemolytic uraemic syndrome" (HUS), suatu keluhan ginjal yang disebabkan oleh enterohaemorrhagic bakteri E. coli (EHEC), pejabat kesehatan setempat Nils Meyer mengatakan.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menegaskan bahwa seseorang yang meninggal karena HUS di Amerika Serikat telah terinfeksi dengan kejang yang sama dengan EHEC.

Semua kecuali dua dari korban EHEC sejauh ini telah terjadi di Jerman, selain dari kasus baru di AS dan seorang wanita yang meninggal di Swedia tak lama setelah kembali dari sebuah kunjungan ke Jerman.

WHO mengatakan 4.050 infeksi telah dikonfirmasi di 14 negara Eropa, Amerika Serikat dan Kanada -- lebih dari 3.900 dari mereka di Jerman.

Wabah ini telah disalahkan pada sayur kecambah organik.

Editor by Fatryani Auly

Bill Clinton Berharap Obama Terpilih Kembali

Bill Clinton.
Washington (ANTARA News/AFP) - Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton mengatakan pada Kamis bahwa ia memperkirakan rekannya dari Partai Demokrat Barack Obama terpilih kembali dalam pemilihan presiden pada 2012.

"Saya akan merasa kaget jikalau dia tak terpilih lagi," kata Clinton kepada ABC News. "Saya selalu berpikir dia akan (terpilih lagi)."

Clinton, yang memimpin Amerika Serikat dari 1993 hingga 2001, adalah presiden terakhir dari kubu Demokrat yang terpilih kembali sejak Franklin Roosevelt pada tahun 1940-an.

Menurut Clinton, ekonomi AS akan cukup membaik pada 6 November 2012 -- hari pemilihan Amerika -- bagi para pemberi suara mendukung Obama untuk masa jabatan kedua, walaupun angka pengangguran akan masih relatif tinggi. Angka pengangguran saat ini mencapai 9,1 persen.

"Ketika Presiden Obama naik ke tampuk kekuasaan, kita di tengah-tengah upaya menghindari kejatuhan finansial menjadi depresi. Jadi tingkat pengangguran lebih tinggi (daripada selama kepresidenan Clinton) dan orang-orang sangat ketakutan akan apa yang akan terjadi," katanya.

Clinton mengatakan dia menilai Obama telah mengambil langkah-langkah stimulus untuk memperbaiki perekonomian AS.

Mantan presiden itu, yang istrinya Hillary Clinton nyaris gagal dalam nominasi calon presiden dari Partai Demokrat tahun 2008 dan sekarang menteri luar negeri di bawah pemerintahan Obama, juga mengatakan dia yakin siapapun yang dijagokan oleh partai Republik akan terkendala oleh ideologi partai itu.

Clinton menyebut calon presiden dari kubu Republik seperti Jon Huntsman -- yang ia lukiskan "mengesankan" dan "non ideologis dan praktis" -- dan Mitt Romney, yang "bekerja lebih baik sebagai calon saat ini daripada empat tahun lalu."

Dia juga mengatakan dia tak kaget oleh keberhasilan awal anggota Kongres Michele Bachmann, yang secara resmi mencalonkan diri dalam nominasi dari Republik 2012 awal pekan ini.

Clinton mengatakan ia telah memperhatikan gaya bicaranya dan Bachmann mempunyai kans.

Editor by Fatryani Auly
Kepala Komisi Hak Asasi Manusia PBB Navi Pillay
Jenewa (ANTARA News) - Ketua hak asasi manusia PBB hari Kamis memperingatkan Sri Lanka agar tidak terlalu lama menyelidiki tuduhan kejahatan perang dan mengatakan, kegagalan melaksanakan penyelidikan yang terpercaya bisa mengarah pada tindakan internasional.

"Kini negara-negara anggota sangat mengharapkan Sri Lanka menyelidiki secara serius tuduhan-tuduhan" mengenai penyerangan dan eksekusi tahanan, kata Navi Pillay, Komisaris Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia.

"Namun ini harus merupakan proses yang terbuka," katanya, dengan mengingatkan bahwa penyelidik internal Sri Lanka sebelumnya "gagal menyelesaikan tugasnya, tidak pernah menerbitkan laporannya dan tidak pernah mengarah pada satu penuntutan".

"Jika kasusnya begitu lagi, maka ada niat masyarakat internasional untuk mengambil tindakan lebih lanjut. Saya tentu percaya Dewan Hak Asasi Manusia akan secara aktif mempertimbangkan masalah ini," kata Pillay.

Tekanan meningkat terhadap Kolombo sejak Saluran 4 Inggris menyiarkan sebuah film dokumenter yang menunjukkan eksekusi tahanan dan mayat gerilyawati Tamil yang tampaknya dilecehkan secara seksual.

Laporan PBB belum lama ini menuduh pasukan pemerintah melakukan kejahatan perang, dengan mengeksekusi para pemimpin pemberontak yang menyerah, lapor AFP.

Menurut perkiraan PBB, sedikitnya 7.000 warga sipil tewas dalam ofensif final pasukan Sri Lanka terhadap Macan Tamil yang dikalahkan dua tahun lalu.

Sri Lanka membantah segala tuduhan kejahatan perang dan menolak seruan-seruan bagi penyelidikan internasional.

Pemerintah Sri Lanka pada 18 Mei 2009 mengumumkan berakhirnya konflik puluhan tahun dengan Macan Tamil setelah pasukan menumpas sisa-sisa kekuatan pemberontak tersebut dan membunuh pemimpin mereka, Velupillai Prabhakaran.

Pernyataan Kolombo itu menandai berakhirnya salah satu konflik etnik paling lama dan brutal di Asia yang menewaskan puluhan ribu orang dalam berbagai pertempuran, serangan bunuh diri, pemboman dan pembunuhan.

Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE) juga telah mengakui bahwa Velupillai Prabhakaran tewas dalam serangan pasukan pemerintah Sri Lanka.

Juga dinyatakan tewas dalam operasi final militer adalah dua deputi Prabhakaran -- pemimpin Macan Laut Kolonel Soosai dan kepala intelijen LTTE Pottu Amman.

Tokoh penting lain Macan Tamil yang juga tewas adalah putra Prabhakaran dan calon penggantinya, Charles Anthony (24), pemimpin sayap politik B. Nadesan dan pemimpin Sekretariat Perdamaian LTTE yang sudah tidak berfungsi lagi, S. Pulideevan.

Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapakse telah beberapa kali mendesak pemberontak Macan Tamil menyerah untuk menghindari pembasmian total.

Rajapakse, yang juga panglima tertinggi angkatan bersenjata, juga menolak seruan-seruan bagi gencatan senjata dan menekankan bahwa Macan Tamil harus meletakkan senjata dan mengizinkan warga sipil keluar dari daerah-daerah yang masih mereka kuasai.

Pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak LTTE meningkat sejak pemerintah secara resmi menarik diri dari gencatan senjata enam tahun pada Januari 2008.

Pembuktian independen mengenai klaim-klaim jumlah korban mustahil dilakukan karena pemerintah Kolombo melarang wartawan pergi ke zona-zona pertempuran.

PBB memperkirakan, lebih dari 100.000 orang tewas dalam konflik separatis Tamil setelah pemberontak Macan Tamil muncul pada 1972.

Sekitar 15.000 pemberontak Tamil memerangi pemerintah Sri Lanka dalam konflik etnik itu dalam upaya mendirikan sebuah negara Tamil merdeka.

Masyarakat Tamil mencapai sekitar 18 persen dari penduduk Sri Lanka yang berjumlah 19,2 juta orang dan mereka terpusat di provinsi-provinsi utara dan timur yang dikuasai pemberontak. Mayoritas penduduk Sri Lanka adalah warga Sinhala.

Editor by Fatryani Auly
Serangan Militer Pakistan
Islamabad (ANTARA News) - Pasukan Pakistan yang didukung jet tempur dan helikopter meriam melancarkan serangan yang menewaskan 40 militan dalam tiga hari terakhir di kawasan suku bergolak yang berbatasan dengan Afghanistan, kata seorang komandan militer, Kamis.

Brigjen Aftab Ahmad mengatakan kepada AFP melalui telefon, pasukannya telah menghancurkan 17 tempat persembunyian militan di daerah Baizai di bawah komandonya di kawasan suku Mohmand.

"Militan terus menyerang pos-pos kami di perbatasan dengan Afghanistan di Shonkari dan Mithai dan juga menyerang kendaraan-kendaraan pengangkut barang yang pergi ke Afghanistan," katanya.

Ghalanai adalah kota utama di Mohmand, dimana pasukan Pakistan akhir-akhir ini meningkatkan serangan terhadap pangkalan militan, ketika mereka menghadapi tekanan-tekanan AS agar melancarkan ofensif terpisah terhadap jaringan Haqqani yang terkait dengan Al-Qaida di Waziristan Utara.

"Operasi diluncurkan tiga hari lalu dengan bantuan pesawat militer, helikopter dan jet tempur. Kami membunuh sedikitnya 40 militan," kata Ahmad.

Maqsood Hussain, seorang pejabat pemerintah di Baizai, mengkonfirmasi serangan itu dan jumlah korban, namun belum jelas bagaimana para pejabat Pakistan menghitung hingga 40 mayat.

Mohmand adalah satu dari tujuh distrik di kawasan suku semi-otonomi, dimana militan yang terkait dengan Taliban dan Al-Qaida memiliki pangkalan-pangkalan untuk digunakan melancarkan serangan terhadap sasaran Pakistan, Afghanistan dan Barat.

Sekitar 4.500 orang tewas dalam serangan-serangan yang dituduhkan pada Taliban dan jaringan garis keras lain yang berpangkalan di kawasan suku Pakistan sejak pasukan pemerintah menyerbu gerilyawan di sebuah masjid di Islamabad pada 2007.

Pakistan mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.

Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan sejak ratusan Taliban dan gerilyawan Al-Qaida melarikan diri ke wilayah itu setelah invasi pimpinan AS pada akhir 2001 menggulingkan pemerintah Taliban di Afghanistan.

Pasukan Pakistan meluncurkan ofensif udara dan darat ke kawasan suku Waziristan Selatan pada 17 Oktober 2009, dengan mengerahkan 30.000 prajurit yang dibantu jet tempur dan helikopter meriam.

Meski terjadi perlawanan di Waziristan Selatan, banyak pejabat dan analis yakin bahwa sebagian besar gerilyawan Taliban telah melarikan diri ke daerah-daerah berdekatan Orakzai dan Waziristan Utara.

Waziristan Utara adalah benteng Taliban, militan yang terkait dengan Al-Qaida dan jaringan Haqqani, yang terkenal karena menyerang pasukan Amerika dan NATO di Afghanistan, dan AS menjadikan daerah itu sebagai sasaran serangan rudal pesawat tak berawak.

Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al-Qaida di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

AS menyebut kawasan suku Pakistan sebagai markas global Al-Qaida dan salah satu tempat paling berbahaya di Bumi.

Pejabat-pejabat AS mengatakan, pesawat tak berawak merupakan senjata sangat efektif untuk menyerang kelompok militan. Namun, korban sipil yang berjatuhan dalam serangan-serangan itu telah membuat marah penduduk Pakistan.

Pasukan komando AS membunuh pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden dalam serangan rahasia di kota Abbottabad, Pakistan, pada 2 Mei.

Penyerbuan AS terhadap tempat Osama itu telah membuat malu dan marah militer Pakistan dan menambah ketegangan antara kedua negara tersebut.

Sentimen anti-AS tinggi di Pakistan, dan perang terhadap militansi yang dilakukan AS tidak populer di Pakistan karena persepsi bahwa banyak warga sipil tewas akibat serangan pesawat tak berawak yang ditujukan pada militan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan dan penduduk merasa bahwa itu merupakan pelanggaran atas kedaulatan Pakistan.

Editor by Fatryani Auly
Bom Pinggir Jalan (ilustrasi)
Kandahar, Afghanistan (ANTARA News) - Pasangan suami-istri dan keempat anak mereka tewas di Afghanistan selatan, Kamis, dalam ledakan bom pinggir jalan yang menghancurkan mobil mereka, kata sejumlah pejabat.

Keluarga itu sedang bepergian ke Lashkar Gah, kota utama di provinsi Helmand, ketika bom itu meledak dan menewaskan mereka, kata juru bicara provinsi tersebut Daud Ahmadi.

"Empat anak, satu wanita dan satu pria tewas di dalam mobil sedan yang sedang dalam perjalanan menuju ibu kota (provinsi)," tambahnya, lapor AFP.

Meski serangan itu memiliki ciri-ciri Taliban, yang sering memasang bom pinggir jalan di kawasan bergolak Afghanistan seperti Helmand, kelompok garis keras itu menolak berkomentar mengenai pemboman tersebut.

Warga sipil adalah korban terbesar dalam perang di Afghanistan dan menurut data PBB, 2.777 warga sipil tewas sepanjang tahun lalu.

Konflik meningkat di Afghanistan dengan jumlah kematian sipil dan militer mencapai tingkat tertinggi tahun lalu ketika kekerasan yang dikobarkan Taliban meluas dari wilayah tradisional di selatan dan timur ke daerah-daerah barat dan utara yang dulu stabil.

Sebanyak 711 prajurit asing tewas dalam perang di Afghanistan sepanjang tahun lalu, yang menjadikan 2010 sebagai tahun paling mematikan bagi pasukan asing, menurut hitungan AFP yang berdasarkan atas situs independen icasualties.org.

Jumlah kematian sipil juga meningkat, dan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan bahwa 2.043 warga sipil tewas pada 2010 akibat serangan Taliban dan operasi militer yang ditujukan pada gerilyawan.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Sekitar 130.000 personel Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO yang berasal dari puluhan negara berada di Afghanistan untuk membantu pemerintah kabul memerangi pemberontakan Taliban dan sekutunya.

Sekitar 521 prajurit asing tewas sepanjang 2009, yang menjadikan tahun itu sebagai tahun mematikan bagi pasukan internasional sejak invasi pimpinan AS pada 2001 dan membuat dukungan publik Barat terhadap perang itu merosot.

Gerilyawan Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut.

Bom rakitan yang dikenal sebagai IED (peledak improvisasi) mengakibatkan 70-80 persen korban di pihak pasukan asing di Afghanistan, menurut militer.

Editor by Fatryani Auly