FOKUS INTERNATIONAL KEMBALI HADIR UNTUK PARA PEMBACA SEKALIAN

jual beli liberty reserve, jual beli paypal

Senin, 07 November 2011

Segitiga Setan Siap Keroyok Iran

(Fokus Internasional) - Dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat, Inggris, dan rezim Zionis Israel sangat ambisius mengobarkan api Iranphobia dalam apa yang dinilai oleh banyak pengamat sebagai aksi untuk terlibat dalam perang di Timur Tengah.

Trio, yang merupakan Segitiga Setan telah mengadakan pertemuan rahasia antara para pejabat tinggi keamanan dan membentuk sebuah front bersatu melawan Iran.

Sebuah laporan terbaru harian Inggris, Guardian mengungkapkan bahwa Kepala Staf Pertahanan Inggris Jenderal David Richards secara diam-diam mengunjungi Tel Aviv selama sepekan, menggelar sejumlah pertemuan dengan pejabat tinggi militer dan intelijen Israel serta meyakinkan mereka tentang dukungan tak tergoyahkan Inggris dalam serangan ke situs nuklir Iran.

Selanjutnya, para pejabat London mengungkapkan bahwa pemerintah Washington sedang mempertimbangkan rencana untuk mempercepat serangan yang ditargetkan di situs nuklir Iran dan Inggris siap untuk menjadi bagian dari rencana serangan itu.

Menariknya, Menteri Peperangan Israel Ehud Barak tiba di London pada Rabu lalu (2/11) untuk mengadakan pembicaraan dengan mitra Inggrisnya dan tentu saja Iran menjadi agenda utama pertemuan itu. Seorang pejabat militer senior AS baru-baru ini juga menangani sebuah forum di Washington dan mengatakan bahwa Iran telah menjadi ancaman terbesar bagi Amerika Serikat.

Pada hari Jumat, Presiden Israel Shimon Peres juga menyatakan sesuatu yang hampir memiliki efek yang sama, yaitu opsi militer untuk menghentikan Iran memperoleh senjata nuklir sudah lebih dekat. Ketika ditanya oleh Channel 2 Israel bahwa peristiwa bergerak menuju opsi militer dan bukan satu langkah diplomatik, Peres menjawab, "Saya yakin seperti itu, saya memperkirakan badan intelijen dari ketiga negara memperingatkan para pemimpin mereka bahwa tidak banyak waktu yang tersisa.

Sementara itu, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dalam KTT G-20 baru-baru ini, mengatakan, "Adalah perilaku Iran dan keinginan obsesif negara itu untuk mendapatkan nuklir militer dengan melanggar semua aturan internasional. Jika keberadaan Israel terancam, Perancis tidak akan berpangku tangan."

Trio Setan (termasuk Perancis) telah meningkatkan retorika mereka terhadap Republik Islam Iran. Ancaman bukanlah kata baru ke Iran dan negara ini siap untuk kemungkinan yang terburuk. Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan di sela-sela konferensi pers di kota Benghazi, Libya, "AS telah kehilangan kebijaksanaan dan kehati-hatian dalam berurusan dengan isu-isu internasional. Semua tergantung pada selera. Mereka telah kehilangan rasionalitas, kita siap untuk kemungkinan yang terburuk, tapi kami berharap mereka akan berpikir dua kali sebelum mereka berkonfrontasi dengan Iran."

AS telah memperbaharui retorika terhadap Iran, mengulangi tuduhan yang sama dan lagi dan lagi mengatakan, Iran sedang mengejar program senjata nuklir rahasia, Iran mendukung terorisme di kawasan, Iran melanggar hak asasi manusia dan jika Iran memperoleh teknologi untuk memproduksi senjata nuklir, maka itu akan menciptakan Perang Dunia III.

Tuduhan terbaru Washington terhadap Tehran menjelang laporan pekan depan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) adalah bahwa Iran telah membangun sebuah kontainer baja besar untuk melaksanakan uji coba dengan bahan peledak tinggi, yang dapat digunakan dalam senjata nuklir.

Namun, Tehran tidak akan tinggal diam dan membiarkan musuh mengganggu program nuklir damai Iran.

Pada Agustus 2011, Komandan Operasi Pasukan Elite Iran (Pasdaran), Brigadir Jenderal Ali Shadmani mempertimbangkan tiga langkah efektif untuk melawan setiap tindakan agresi musuh.

Pertama: Israel sama seperti halaman belakang AS dan Iran akan mengganggu keamanan rezim itu. Kedua: Iran akan mengambil kontrol penuh atas Selat Hormuz, perairan di mana lebih dari 40 persen dari semua perdagangan minyak melewati kawasan itu, sehingga menaikkan harga minyak dunia dan tentu saja menjadi pukulan berat bagi perekonomian global yang sudah memburuk. Dan ketiga: Iran akan terus memantau semua pangkalan militer Amerika di Afghanistan dan Irak. Jika terjadi serangan, Iran akan melumpuhkan tentara AS yang ditempatkan di pangkalan-pangkalan itu dan mematikan perpindahan mereka.

Dalam analisis terakhir, agenda terselubung AS dalam menciptakan Iranphobia bertujuan untuk memprovokasi masyarakat dunia atas program nuklir damai Iran dan akhirnya menyerang negara itu untuk mendapatkan berbagai sumber daya Iran yang telah lama mereka impikan.

Dalam aliansi Israel, AS dan Inggris, orang tidak dapat mengatakan dengan pasti siapa yang paling bertanggung jawab atas tindakan provokatif anti-Iran, tetapi tampaknya Israel sedang mengompori AS dan Inggris.

Kamis, 27 Oktober 2011

Dubai (Fokus Internasional / ANTARA News) - Pemakaman Putera Mahkota Pangeran Sultan bin Abdul Aziz pada Selasa diperkirakan akan menjadi momen bagi Raja Abdullah untuk mengumumkan pengganti adiknya itu.

Banyak prediksi menyebutkan bahwa jika Menteri Dalam Negeri Pangeran Nayef terpilih, kestabilan negara pengekspor minyak terbesar dunia itu akan berada dalam babak baru, demikian Reuters melaporkan.

Yang menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan ini adalah figur yang mampu mendamaikan kelompok konservatif tradisional dengan kebutuhan akan ekonomi modern yang didukung oleh anak-anak muda yang berwawasan luas.

"Dalam konteks sistem politik, momen penguburan ini sangat penting, namun sistem di negara sekutu Amerika Serikat ini menjamin adanya keberlanjutan," kata Ketua Ekonom Bank Komersial Nasional, Jarmo Kotilaine, di Jeddah.

"Ekonomi telah menjadi agenda utama di negara ini untuk waktu yang lama dan hal tersebut rasanya tidak akan berubah," katanya.

Dalam enam tahun masa kepemimpinannya, Raja Abdullah telah mendorong perubahan dengan kebijakan liberalisasi pasar untuk menciptakan pekerjaan dan melonggarkan pengaruh kelompok religius garis keras atas pendidikan dan kebijakan sosial.

Kematian Putra Mahkota Pangeran Sultan, yang juga merupakan Menteri Pertahanan, diprediksi akan membuat adanya perombakan kabinet yang luas.

Arab Saudi, yang menguasai pasar minyak dunia dan menjadi negara yang berpengaruh atas negara Islam karena menjadi penjaga tempat paling suci agama itu, Makkah dan Madinah, mengahadapi beberapa persoalan dengan negara tetangga dan berkonfrontasi dengan lawan regionalnya, Iran.

Pangeran Nayef beberapa kali digambarkan oleh kelompok liberal Saudi sebagai orang koservatif yang anti reformasi, yang terlalu berhati-hati dalam kebijakan perubahan sosial dan politik, dan mengambil kebijakan politik luar negeri dalam lensa keamanan nasional.

Namun, beberapa mantan diplomat untuk Riyadh dan pengamat mengatakan bahwa Pangeran Nayef, yang sudah menjadi menteri dalam negeri sejak 1975 bisa berubah menjadi lebih pragmatis jika dipilih menjadi putra mahkota dan mungkin juga sebagai raja.

"Nayef beberapa kali menggantikan Sultan, yang sering sakit, berperan sebagai putra mahkota dan bahkan sebagai raja," kata salah seorang mantan diplomat.

"Dia sudah terbiasa memegang kekuasaan di luar negeri," tambahnya.


Doa Pemakaman

Jenazah Pangeran Sultan, yang meninggal karena kanker usus besar di New York, Sabtu, telah diterbangkan kembali ke Riyadh Minggu dengan ditemani adiknya, Pangeran Salman, yang sekarang mungkin memainkan peran yang lebih menonjol dalam kerajaan Islam konservatif itu.

Doa pemakaman untuk pangeran akan diadakan di sebuah masjid di Arab Saudi setelah "maghrib" dan akan segera dikebumikan.

Beberapa wakil dari luar negeri, termasuk Wakil Presiden AS Joe Biden dan menteri luar negeri di negara-negara Timur Tengah akan mengunjungi Arab Saudi untuk menyampaikan belasungkawa pada Raja Abdullah secara langsung.

Raja Abdullah, yang umurnya sudah menginjak akhir 80-an, harus memilih menteri pertahanan baru.

Salah satu kandidat untuk mengisi posisi tersebut adalah Pangeran Khaled bin Sultan, anak dari putra mahkota yang telah meninggal dan pemimpin tentara Saudi dalam Perang Teluk 1991 dan selama 10 tahun terakhir menjadi Wakil Menteri Luar Negeri.

Gubernur Riyadh Pangeran Salman, juga bisa mengisi jabatan menteri pertahanan karena dipandang paling senior setelah raja dan Pangeran Nayef.


Pangeran Nayef

Pangeran Nayef yang dilahirkan pada 1933 selama bertahun-tahun sudah terlihat seperti putera mahkota baru.

"Kami perlu darah muda," kata seorang warga Jeddah yang berusia 50-an.

"Jika mereka memilih putera mahkota lagi dari (generasi ini), maka Arab Saudi akan tetap di tempat dalam beberapa tahun karena mereka semua sudah tua dan kami khawatir anak-anak muda suatu saat akan mengambil kekuasaan secara paksa," katanya.

Penilaian Nayef sebagai orang konservatif muncul setelah dia menangkap beberapa aktivis politik dan membuat resah kelompok liberal.

Pernyataannya juga dikutip oleh media massa setelah peristiwa runtuhnya gedung World Trade Center di Amerika (11/9/01). Dia mengatakan bahwa teman-temannya tidak mungkin terlibat meskipun 15 dari 19 pelaku adalah warga Saudi.

Namun beberapa pengamat mengatakan bahwa mereka tidak melihat bahwa perubahan kebijakan nasional yang ekstrim akan terjadi jika Nayef yang terpilih.

"Saya tidak berpikir Arab Saudi akan berubah secara substansial," kata seorang kolumnis negara itu, Hossein Shobokshi.

"Negara ini selalu memilih cara yang tidak mengejutkan, jadi saya tidak bisa memprediksi adanya perubahan besar dalam kebijakan politik," katanya.

Saat Raja Abdullah absen dan Sultan sakit, Nayef menggantikan peran mereka bertemu dengan pemimpin-pemimpin dunia dan mengatur urusan harian kerajaan.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com

Selasa, 25 Oktober 2011

Gaddafi akan dimakamkan di gurun pasir

Jenazah Gaddafi
Misrata, Libya (Fokus Internasional / ANTARA News) - Jenazah pemimpin terguling Libya Muamar Gaddafi akan dimakamkan di kuburan rahasia di gurun, kata seorang pejabat Dewan Peralihan Nasional (NTC) seperti dikutip Reuters.

Pengumuman itu mengakhiri percekcokan mengenai mayatnya yang mulai membusuk dan membuat banyak orang mengkhawatirkan kemampuan pemerintah baru di Libya.

Saat sekutu Barat mereka merasa tak tenang bahwa Gaddafi dipukuli dan ditembak setelah ditangkap Kamis (20/10), gerilyawan memperlihatkan mayat mantan pemimpin Libya itu di kamar pendingin.

Mereka bersilang pendapat mengenai apa yang akan dilakukan dengan mayat tersebut, sampai-sampai jenazah tersebut membusuk dan memaksa mereka menutup pintu Senin kemarin.

"Ia akan dikuburkan besok dalam pemakaman sederhana yang dihadiri para sheikh. Itu akan dilakukan di lokasi yang tak diketahui di daerah gurun," kata pejabat tersebut.

Dia menambahkan, jenazah yang membusuk itu tak bisa bertahan lebih lama lagi.

Pembunuhan tokoh berusia 69 tahun di kota kelahirannya, Sirte, itu mengakhiri delapan bulan perang saudara di negara Afrika Utara tersebut.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara.News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281446/gaddafi-akan-dimakamkan-di-gurun-pasir
Presiden Somalia
Mogadishu (Fokus Internasional / ANTARA News) - Presiden Somalia Sharif Sheikh Ahmed hari Senin menyatakan menentang serangan militer Kenya ke posisi-posisi gerilyawan di wilayah selatan negaranya, dan menekankan bahwa ia hanya menginginkan dukungan logistik dan pelatihan.

"Pemerintah Somalia dan rakyatnya tidak akan mengizinkan pasukan memasuki wilayahnya tanpa perjanjian terlebih dulu," kata Sharif kepada wartawan di Mogadishu.

"Hanya ada satu hal yang kami tahu tentang pasukan Kenya, dan itu adalah tawaran mereka mengenai pelatihan kepada tentara nasional Somalia," katanya.

Kenya meluncurkan penyerbuan militer delapan hari lalu dengan mengirim pasukan dan tank hingga sekitar 100 kilometer ke Somalia selatan, ke daerah-daerah yang dikuasai gerilyawan Al-Shabaab.

Pernyataan Sharif itu tampaknya bertolak belakang dengan sebuah perjanjian yang ditandatangani pekan lalu oleh para menteri pertahanan Kenya dan Somalia untuk "bekerja sama dalam melakukan pengamanan dan operasi militer".

Perjanjian yang ditandatangani di Mogadishu itu membatasi operasi Kenya di wilayah Juba Hilir Somalia.

"Kami telah meminta negara-negara tetangga melatih pasukan kami dengan tujuan mengambil bagian dalam pembebasan dan upaya perdamaian yang berlangsung di negara ini," kata Sharif.

"Namun, ada masalah-masalah kecil yang kami bahas dengan Kenya yang kami anggap tidak adil," tambahnya, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Pasukan Kenya pada Minggu (16/10) meluncurkan penyerbuan ke Somalia untuk memburu Al-Shabaab dan mengklaim telah membunuh puluhan gerilyawan dari kelompok tersebut.

Senin (17/10), Al-Shabaab membantah tuduhan Kenya bahwa mereka mendalangi sejumlah penculikan warga asing di negara tersebut akhir-akhir ini.

"Harakat Al-Shabaab Al-Mujahidin dengan ini membantah tegas semua tuduhan mengenai penculikan wisatawan dan pekerja bantuan dari dalam wilayah Kenya," kata kelompok gerilya muslim garis keras itu dalam sebuah pernyataan.

"Tuduhan yang dilontarkan pemerintah Kenya mengenai penculikan akhir-akhir ini tidak berdasar dan... tidak didukung bukti-bukti yang membenarkan. Itu tidak dilakukan oleh Harakat Al-Shabaab Al-Mujahidin" kata kelompok itu.

Al-Shabaab menuduh pemerintah Kenya menggunakan isu penculikan sebagai dalih untuk melakukan penyerbuan ke Somalia.

Dalam waktu kurang dari sebulan, seorang wanita Inggris dan seorang wanita Prancis diculik dari kawasan wisata pantai Kenya dalam dua insiden terpisah, yang merupakan pukulan besar bagi industri pariwisata di Kenya.

Kamis (13/10), dua wanita pekerja bantuan asal Spanyol diculik dari kamp pengungsi Dadaab, Kenya, kamp terbesar di dunia yang menjadi tempat bagi sekitar 450.000 pengungsi yang sebagian besar orang Somalia yang menyelamatkan diri dari

kekeringan, kelaparan dan perang.

Penculikan-penculikan itu juga diyakini dilakukan oleh Al-Shabaab Somalia. Belum ada tuntutan yang diumumkan oleh penculik bagi pembasan para sandera itu.

Al-Shabaab yang bersekutu dengan Al-Qaida mengobarkan perang selama empat tahun ini dalam upaya menumbangkan pemerintah sementara Somalia dukungan PBB yang hanya menguasai sejumlah wilayah di Mogadishu.

Nama Al-Shabaab mencuat setelah serangan mematikan di Kampala pada Juli 2010.

Para pejabat AS mengatakan, kelompok Al-Shabaab bisa menimbulkan ancaman global yang lebih luas.

Al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kampala, ibukota Uganda, pada 11 Juli yang menewaskan 79 orang.

Pemboman itu merupakan serangan terburuk di Afrika timur sejak pemboman 1998 terhadap kedutaan besar AS di Nairobi dan Dar es Salaam yang diklaim oleh Al-Qaida.

Washington menyebut Al-Shabaab sebagai sebuah organisasi teroris yang memiliki hubungan dekat dengan jaringan Al-Qaida pimpinan Osama bin Laden.

Milisi garis Al-Shabaab dan sekutunya berusaha menggulingkan pemerintah Presiden Sharif Ahmed ketika mereka meluncurkan ofensif mematikan pada Mei tahun lalu.

Mereka menghadapi perlawanan sengit dari kelompok milisi pro-pemerintah yang menentang pemberlakuan hukum Islam yang ketat di wilayah Somalia tengah dan selatan yang mereka kuasai.

Al-Shabaab dan kelompok gerilya garis keras lain ingin memberlakukan hukum sharia yang ketat di Somalia dan juga telah melakukan eksekusi-eksekusi, pelemparan batu dan amputasi di wilayah selatan dan tengah.

Somalia dilanda pergolakan kekuasaan dan anarkisme sejak panglima-panglima perang menggulingkan diktator militer Mohamed Siad Barre pada 1991. Selain perompakan, penculikan dan kekerasan mematikan juga melanda negara tersebut, demikian AFP.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281427/presiden-somalia-tentang-intervensi-militer-kenya

Libya memulai tugas bentuk pemerintahan

Abdel Hafiz Ghoga
Benghazi, Libya (Fokus Internasional / ANTARA News) - Para pemimpin baru Libya pada Senin memulai tugas berat untuk membentuk satu pemerintahan sementara yang menyatukan kekuatan-kekuatan politik di negara itu setelah 42 tahun kekuasaan tangan besi Muamar Gaddafi.

Mereka menjanjikan satu sistem hukum Islam.

"Hari ini, kami mulai menyiapkan fase baru... Fase setelah pembebasan, fase yang akan kami rencanakan dan bekerja keras untuk masa depan Libya," kata Wakil Ketua Dewan Transisi Nasional, Abdel Hafiz Ghoga.

"Mari kita mulai bekerja untuk membuat konstitusi," katanya Minggu malam ketika ia menyatakan "pembebasan" Libya dari kekuasaan Gaddafi dalam acara meriah yang dihadiri puluhan ribu warga di Benghazi, kota di bagian timur.

Pemberotakan atas kekuasaan Gaddafi dilancarkan delapan bulan lalu dari kota itu.

Deklarasi yang sudah lama dinanti-nantikan itu muncul di tengah-tengah kontroversi di seputar kematian Gaddafi setelah ia dibawa hidup-hidup menyusul jatuhnya Sirte, kota kampung halamannya pada Kamis.

Inggris mengatakan insiden itu telah "menodai" NTC.

"Deklarasi pembebasan. Angkat kepala Anda tinggi. Anda warga Libya yang bebas," kata Choga kepada hadirin.

Berdasarkan peta jalan NTC, suatu pemerintahan sementara akan dibentuk dalam satu bulan dan pemilihan-pemilihan bagi suatu dewan untuk merancang hukum dasar yang baru diadakan dalam delapan bulan --pemungutan suara demokratis sejak Gaddafi naik ke tampuk kekuasaan lewat kudeta 42 tahun lalu.

Pemilihan parlemen dan presiden akan diadakan dalam satu tahun setelah itu -- atau 20 bulan dari deklarasi pada Minggu.

Pemimpin NTC Mustafa Abdel Jalil menyatakan bahwa hukum syariah akan berlaku di Libya yang dibebaskan.

"Sebagai negara Islam, kami menganut syariah sebagai hukum dasar," kata Abdel Jalil kepada kerumunan warga di Benghazi. "Hukum yang melanggar syariah batal dan tak berlaku secara hukum," katanya.

Usaha-usaha bersama bulan lalu untuk membentuk pemerintahan transisi gagal karena apa yang Abdel Jalil katakan "ada perbedaan pandangan" antara para anggota NTC dan dewan eksekutif sementara.

"Kita dihadapi dengan mentalitas bahwa setiap suku, setiap kawasan, setiap kota punya saham dalam pemerintahan baru," kata Abdel Jalil akhir September, ketika NTC memutuskan untuk menunda kegiatan pembentukan pemerintah sampai semua Libya dibebaskan.

Perdana Menteri Sementara Mahmud Jibril mengatakan pada Minggu bahwa formasi pemerintahan baru diharapkan terbentuk satu bulan.

"Ada konsultasi untuk membentuk pemerintahan baru dan proses ini akan memakan waktu kira-kira satu minggu sampai satu bulan. Bisa lama dan bisa kurang," katanya kepada wartawan pada Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Yiordania.

"Kemudian akan ada kerja keras untuk meminimalkan kurun waktu untuk mengadakan pemungutan suara memilih kongres nasional, yang akan jadi parlemen baru, menggantikan NTC yang dibubarkan," katanya kepada AFP.

Pada bagian lain Abdel Jalil sebelumnya mengatakan kepada Al Jazeera bahwa investigasi sedang dilakukan atas kematian Gaddafi setelah beberapa pemerintah asing dan kelompok pemantau hak azasi manusia mempertanyakannya.

"Kami sedang menangani soal itu dengan transparan," katanya.

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana Gaddafi menemui ajalnya setelah para pejuang NTC mengeluarkan dia dari tempat persembunyian menyusul serangan udara NATO atas konvoi yang diduga dia berusaha melarikan diri dari kampung halamannya.

Video telefon seluler menunjukkan dia masih hidup pada saat itu.

Gambar menunjukkan Gaddafi yang berjalan berlumuran darah dibawa melintasi kerumunan orang sebelum dia tak nampak di antara mereka dan kemudian terdengar letusan senjata.

Para pemimpin NTC diam dia ditembak di bagian kepala ketika dia terjebak dalam "baku tembak" antara pendukungnya dan pejuang rezim baru setelah penangkapan.

Jibril mengatakan di Yordania bahwa laporan hasil otopsi menunjukkan Gaddafi tewas dalam "baku tembak kedua pihak."

Tapi Dr. Othman al Zentani, yang memeriksa jasad Gaddafi, kemudian mengatakan bahwa diktator itu telah "tewas ditembak" dan menambahkan,"Laporan otopsi saya belum selesai."

Zentani mengatakan dia tak dapat memberikan rincian lebih jauh karena dia harus "menunggu lampu hijau dari atasan saya," Jaksa Agung Abdelazizi al-Ahsadi.

Jibril menambahkan dia tak tahu "apakah peluru yang mengenainya di kepala berasal dari brigade keamanannya atau dari pejuang reviolusi."

Jasad Gaddafi telah disimpan di lemari es pasar sayur di Misrata, kota di bagian timur Libya. Warga berduyun-duyun ingin melihat dan mengambil gambar jasadnya.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281392/libya-memulai-tugas-bentuk-pemerintahan
Raja Abdullah II
Amman (Fokus Internasional / ANTARA News) - Raja Yordania Abdullah II Senin melantik kabinet beranggota 30 orang yang dipimpin Perdana Menteri Awn Khasawneh, seorang hakim internasional, yang diberi tugas memperkenalkan reformasi politik.

Kabinet baru tersebut memasukkan 25 pendatang baru, diantaranya Umayya Tukan untuk portofolio keuangan dan Mohammed Raud sebagai menteri dalam negeri, dan dua wanita, pada pendidikan tinggi dan pembangunan sosial, lapor AFP.

Susunan kabinet tersebut tidak mengikutsertakan kaum oposisi Islam yang menolak bergabung dengan tim Khasawneh.

Raja seminggu sebelumnya membubarkan pemerintahan Perdana Menteri Maaruf Bakhit dan menggantikannya dengan Khasawneh, 61, seorang hakim Mahkamah Internasional, dengan memberinya instruksi agar fokus pada reformasi politik. 


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281356/raja-yordania-lantik-pemerintah-baru-bermandat-reformasi
Presiden Argentina Terpilih Cristinan Fernandez
Buenos Aires (Fokus Internasional / ANTARA News) - Presiden Argentina Cristina Fernandez dari Koalisi Front Kemenangan yang berkuasa memenangkan kembali pemilihan presiden dengan dukungan hampir 53 persen suara, kata para pejabat pemilu pada Minggu malam.

Fernandez mengumpulkan 52,81 persen suara dalam pemilihan umum Minggu, sementara enam kandidat lainnya seluruhnya hanya meraih kurang dari 47 persen suara, menurut pejabat dari Kantor Proses Pemilihan Nasional.

Hermes Binner, seorang gubernur provinsi yang dianggap sebagai saingan incumbent terdekat, hanya menghimpun 17,18 persen suara, menurut kantor itu.

Laporan-laporan sebelumnya mengutip televisi nasional negara itu dan hasil jajak pendapat swasta mengatakan bahwa Fernandez memenangi pemilihan ulang dengan sekitar 55 persen suara.

Dari jumlah penduduk Argentina yang mencapai 40,1 juta orang, sekitar 28,9 juta terdaftar sebagai pemilih yang berhak dalam pemilihan ini. Hasil-hasil resmi pemilu diharapkan akan diumumkan kemudian.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281301/cristina-fernandez-kembali-terpilih-jadi-presiden-argentina
Petugas Memeriksa Penduduk Jepang
Berlin (Fokus Internasional / ANTARA News) - Jepang harus menggunakan masalah kesehatan mental yang tinggi menyusul kecelakaan nuklir Fukushima untuk merevolusi sikap kuno terhadap depresi di negara itu, kata seorang pejabat teras kesehatan Senin.

Berbicara pada KTT Kesehatan Dunia di Berlin, Shekhar Saxena, dari devisi kesehatan mental Organisasi Kesehatan Dunia, mengatakan aspek kesehatan akibat bencana alam cenderung diabaikan paska kejadian, lapor AFP.

"Perawatan kesehatan mental diperlukan bagi hampir setiap orang yang terdampak," kata Saxena kepada sekumpulan audiens di KTT itu. "Sayangnya, terjadi pengabaian."

Para pejabat sebelumnya memperingatkan telah terjadi peningkatan kasus depresi di sebuah negara dimana penyakit ini masih membawa stigma yang kebanyakan teratasi di Barat.

Baru kali ini wilayah perkotaan Jepang mulai mengatasi tabu seputar depresi, sebuah kondisi yang secara euphemistis dikenal sebagai "flu hati" di negara itu.

Sesudah bencana seperti kecelakaan nuklir Fukushima, prevalensi gangguan mental berat, seperti psikosis, meningkat dari dua hingga tiga persen populasi menjadi tiga hingga empat persen, kata Saxena.

Gangguan mental lebih ringan seperti depresi meningkat dari satu dalam setiap sepuluh orang menjadi satu dalam setiap lima orang, tambahnya.

Penanganan gangguan seperti itu paling baik dilakukan dalam komunitas daripada institusi medis, katanya, menjelaskan tentang pembongkaran sikap dan sistem di Jepang.

"Di Jepang, perawatan kesehatan mental kebanyakan dilakukan oleh institusi khusus sedangkan hal itu lebih efektif jika dilakukan di tingkat komunitas," katanya.

"Kami mengusulkan bagi Jepang untuk menggunakan kesempatan yang ditawarkan bencana tersebut untuk benar-benar mengubah sistem tersebut agar lebih berorientasi pada komunitas."

Gempa bumi 11 Maret memicu tsunami yang menghantam pantai timur laut Jepang, mengakibatkan 20.000 orang meninggal atau hilang dan memicu pelepasan radiasi dan ledakan di pembangkit listrik nuklir Fukushima Daiichi.

Kejadian tersebut merupakan bencana nuklir terburuk di dunia sejak pelepasan radiasi Chernobyl pada 1985 dan memicu banyak kekhawatiran menyangkut kesehatan, baik fisik maupun mental.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281439/who-bencana-nuklir-jepang-untuk-reformasi-sistem-kesehatan

Pakistan makamkam mantan ibu negara

Nusrat Bhuto
Naudero, Pakistan (Fokus Internasional / ANTARA News) - Ribuan orang pada Senin datang untuk melayat mantan Ibu Negara Pakistan Nusrat Bhutto, ibu dari Perdana Menteri Benazir Bhutto yang meninggal dibunuh.

Janda Zulfiqar Ali Bhutto, pemimpin pertama Pakistan yang terpilih secara demokratis dan ibu Perdana Menteri Pakistan yang terpilih dua kali Benazir Bhutto, wafat pada usia 82 tahun di Dubai pada Minggu setelah menderita sakit cukup lama.

Jenazahnya diterbangkan ke negerinya, tempat para pejabat Partai Rakyat Pakistan (PPP) dan pendukungnya menghadiri pemakaman di Naudero, tempat asal leluhur Bhutto. Menantunya, Presiden Asif Ali Zardari, memimpin upacara pemakaman disertai cucu Bilawal dan Perdana Menteri Yousuf Reza Gilani.

Dilahirkan dari keluarga kaya asal Iran yang pindah ke Karachi, ia menikah dengan pria yang kemudian menjadi dinasti politik paling terkenal pada 1951.

Ia sendiri menjadi tenaga spritual yang berpengaruh dalam PPP.

Nusrat Bhutto dikebumikan dekat dengan pusara suaminya, Zulfiqar, pendiri PPP yang dijatuhi hukuman gantung oleh Jenderal Zia Ul Haq pada 1979.

Para anggota kabinet bersama Zardari dan Bilawal menurunkan jenazah ke liang lahat sementara polisi memberikan penghormatan terakhir.

Pemerintah pimpinan PPP memerintahkan masa berkabung selama 10 hari dengan Senin sebagai hari libur, demikian AFP melaporkan.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281414/pakistan-makamkam-mantan-ibu-negara
Korban Gempa Turki
Ercis, Turki (Fokus Internasional / ANTARA News/REUTERS/AFP) - Sebanyak 264 orang meninggal dan ratusan lainnya terancam kematian pada Senin waktu setempat setelah gempa melanda wilayah tenggara Turki.

Tim penyelamat saat ini terus bekerja sampai tengah malam untuk menyelamatkan korban yang tertimbun reruntuhan.

Mereka mencari korban selamat di antara puing-puing beton dengan sekop dan tangan kosong setelah gempa berkekuatan 7,2 skala richter (SR) meruntuhkan bangunan dan jalan-jalan di Turki pada Minggu.

Di Ercis, kota yang terkena dampak paling parah, para relawan mencoba untuk menyelamatkan anak berusia 10 tahun yang terjepit di bawah beton dan kayu tebal.

"Sabar, sabar," kata seorang anggota tim penyelamat yang berusaha menenangkan anak yang menangis itu.

Nampak potongan tangan dengan cincin nikah beberapa sentimeter di depan anak itu.

Menteri Dalam Negeri Turki Idris Naim Sahin mengatakan bahwa lebih dari 120 penduduk Ercis meninggal dan 100 lagi di kota Van yang terletak kurang lebih 100 kilometer sebelah selatan kota Ercis. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat.

Sahin yang mengawal secara langsung operasi darurat di Ercis mengatakan bahwa 1.090 orang terluka parah dan ratusan lainnya belum terdata.

Usaha penyelamatan itu terhambat oleh tiadanya aliran listrik setelah gempa memutus kabel listrik di banyak kota dan desa di wilayah padang tandus Anatolia yang berbatasan dengan Iran.

Setelah fajar, dampak kehancuran di Turki terlihat lebih jelas.

Pada satu bangunan empat lantai yang runtuh di Ercis, tim pemadam kebakaran dari kota terbesar bagian tenggara Turki, Diyarbakir, mencoba untuk menyelamatkan empat anak yang terkubur jauh di dalam reruntuhan.

Sementara para pekerja penyelamat membawa dua kantong mayat hitam, salah satunya berisi mayat seorang anak dan di samping kantong itu, seorang wanita tua berjilbab terisak-isak.

Seorang pria terlihat berjalan mondar-mandir sambil terisak sebelum lari ke petugas penyelamat di atas reruntuhan dan berteriak, "Itu keponakan saya di rumah."

Sekelompok wanita, beberapa di antara mereka berjilbab, menangis sambil memandang pria itu.

Di dekat mereka, tim pembantu membagikan bungkusan roti dan makanan kepada orang-orang yang tubuhnya terbungkus selimut dan berkerumun di sekitar api unggun setelah melewatkan malam yang dingin.

Perdana Menteri Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa menghitung jumlah korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan di kota sambil mengkhawatirkan korban yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

"Karena sebagian besar bangunan di desa-desa Turki terbuat dari batako, rumah-rumah tersebut lebih rentan terhadap gempa, saya harus mengatakan bahwa semua bangunan di desa yang terbuat dari batako runtuh," kata Erdogan di Van, Senin dini hari.

Lebih dari 100 gempa susulan terjadi hanya dalam kurun waktu satu jam setelah gempa utama yang melanda Turki selama 25 detik pada Minggu.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon mengatakan bahwa dia sedih melihat kematian dan kerusakan di Turki.

"Ban Ki-moon mengungkapkan dengan tulus dan simpati atas kerugian dan penderitaan yang dialami rakyat dan pemerintah Turki," tulis PBB dalam pernyataan resminya.

Di Van, kota kuno berpopulasi satu juta dengan sebuah danau dan pegunungan tertutup salju di sekeliling, puing-puing apartemen berlantai enam runtuh. Seorang pengamat memperkirakan sekitar 70 orang terperangkap dalam reruntuhan.

Erdogan mengunjungi Ercis sebelumnya dengan helikopter untuk mengetahui secara langsung skala kerusakan. Sebanyak 55 bangunan rata dengan tanah, termasuk asrama mahasiswa. Kerusakan di kota berpenduduk 100.000 ini lebih parah dibanding kota Van.

"Kita tidak tahu berapa orang yang tertimbun reruntuhan, akan sangat salah jika saya memberikan angka," katanya.

Beberapa surat kabar mengatakan bahwa trauma di Turki bertumpuk dengan trauma yang terjadi sebelumnya. Seminggu sebelumnya, militan suku Kurdi membunuh 24 tentara Turki di Hakkari yang terletak di sebelah selatan Van.

"Rumah Segala Bencana, Kemarin Terorisme, Sekarang Gempa," tulis surat kabar Radikal.

Bulan Sabit Merah Turki mengatakan sebuah tim beranggotakan 100 ahli telah sampai di zona gempa untuk mengkoordinasikan langkah-langkah selanjutnya.

Sekitar 4.000 tenda dan 11.000 selimut, kompor, dan makanan sedang didistribusikan untuk membantu korban dari kedinginan.

Sedang di bandara Van, kendaraan militer menunggu pesawat kargo "Turkish Airlines" membongkar barang bantuan untuk diantarkan ke zona gempa.

Di Ercis sendiri, sebuah tenda besar didirikan di stadion olahraga.

Sementara itu, laporan dari televisi CNN Turki mengatakan bahwa akses menuju daerah zona gempa semakin sulit karena beberapa jalan utama yang menghubungkan Van dan Ercis runtuh.

Tentara telah dikerahkan ke Ercis untuk membantu tim penyelamat dan mesin penggali juga telah tiba. Raungan sirine ambulans yang mengangkut korban luka menuju rumah sakit terus terdengar.

Kantor berita Doga melaporkan bahwa 24 orang berhasil diselamatkan dari puing-puing pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Salah seorang perawat mengatakan pada saluran berita CNN Turki bahwa rumah sakit di kota itu rusak parah sehingga memaksa mereka merawat korban di taman dan meninggalkan mayat di luar gedung.

Setelah mengunjungi daerah gempa, Erdogan kembali ke Ankara untuk mengadakan rapat kabinet dan membahas respon terhadap bencana.

Dia mengatakan bahwa pemerintah Turki mampu menangani masalah itu sendiri, namun juga mengucapkan terima kasih kepada negara-negara yang menawarkan bantuan, termasuk Armenia dan Israel, dua negara yang memiliki hubungan tegang dengan Ankara.


Editor : Jenry F.M
Sumber : Antara News.Com


http://www.antaranews.com/berita/281355/korban-meninggal-akibat-gempa-turki-capai-264-orang