FOKUS INTERNATIONAL KEMBALI HADIR UNTUK PARA PEMBACA SEKALIAN

jual beli liberty reserve, jual beli paypal

Selasa, 20 Maret 2012

Asma Assad: Sayalah Diktator Sesungguhnya

Jakarta ( Fokus/Kompas.com) Asma al-Assad, perempuan kelahiran Inggris yang kini istri Presiden Suriah, mengatakan kepada seorang temannya bahwa dialah "diktator yang sesungguhnya" dalam keluarga itu. Pernyataan itu, yang menunjukkan bahwa Asma punya posisi terhormat di lingkaran dalam rezim Suriah, diperoleh dari sejumlah e-mail yang bocor kepada para aktivis oposisi.

Meski sebelum pemberontakan merebak ia menyatakan punya ambisi untuk meliberasi Suriah, Asma Assad (36) tidak memperlihatkan adanya perasaan waswas terkait aksi kekerasan berdarah rezim suaminya, yang telah menyebabkan korban tewas sekitar 8.000 orang. Korespondensinya dengan Bashar al-Assad, para pembantu suaminya, teman-teman dan keluarganya menggambarkan bahwa perempuan itu sangat mendukung suaminya. Dalam sebuah e-mail ke seorang teman keluarga pada 10 Januari, ia memuji pidato yang disampaikan suaminya prihal menjadi "kuat, tidak ada lagi main-main" kepada rakyat negara itu. Dalam sebuah e-mail yang lain, ia mengeluh bahwa ABC News tidak mengedit secara baik wawancara dengan suaminya.

Pada 17 Januari, ia menyebarkan sebuah e-mail yang berisi lelucon tentang warga Homs, tak lama sebelum sebuah serangan rezim suaminya yang menewaskan ratusan orang. Rakyat kota Homs telah lama menjadi sasaran cemoohan warga Suriah lainnya. Asma menerima sebuah e-mail dari suaminya dengan judul topik, "Mahasiswa yang Meraih Nilai 0% Saat Ujian". E-mail itu berisi salah satu daftar lelucon yang beredar luas di internet dalam bentuk pertanyaan dengan jawaban konyol. Pertanyaan pertama adalah "Dalam pertempuran manakah Napoleon tewas? - Dalam pertempurannya yang terakhir".

Hari berikutnya Asma meneruskan e-mail itu kepada ayah dan dua anggota keluarganya yang lainnya, tetapi judul topiknya diubah menjadi "Seorang Mahasiswa Homs yang Sangat Cerdas!"

Komentar soal "diktator" Asma dibuat dalam nada gurauan saat berkiriman e-mail dengan seorang teman tentang seberapa banyak biasanya pasangan saling memberi perhatian. "Dalam hal mendengarkan, sayalah diktator yang sesungguhnya, ia (Bashar) tidak punya pilihan ...," tulisnya pada 14 Desember. Pemakaian kata "diktator" dalam rujukan terhadap suaminya menunjukkan bahwa Asma tahu bagaimana orang lain menganggap suaminya.

Asma Assad berasal dari lingkungan nyaman dunia kelas menengah Inggris, tempat ia dibesarkan sebagai putri seorang ahli jantung di Acton, London. Ibu tiga anak itu, yang dulu kuliah di universitas di London, berbincang penuh kasih dengan keluarganya, menerima penawaran belanja dari John Lewis, dan berspekulasi tentang peluang liburan ke luar negeri bersama teman-temannya. Namun, sanksi-sanksi internasional memaksa dia untuk berbelanja secara online dengan menggunakan nama samaran dan meminta sejumlah teman untuk mengumpulkan perhiasan dari Paris. Untuk menerima pengiriman furnitur, ia harus menemukan sebuah perusahaan pelayaran yang bersahabat di Dubai.

Hanya sekilas dia tampak menunjukkan ketegangan. Pada 3 Februari, dia menulis ke seorang teman, "Juga bertemu dengan banyak keluarga korban yang rasanya sulit, tetapi juga memberi saya kekuatan (atau membuat saya jadi lebih kuat)."

Akun-akun e-mail itu dihentikan penggunaannya beberapa hari kemudian setelah keluarga Assad sadar bahwa akun-akun tersebut telah diekspos.

Asma, seorang bankir investasi di London sebelum menikah dan beremigrasi pada usia 25 tahun, telah bekerja untuk menjaga hubungan yang terus menciut rezim itu dengan dunia luar. Dia mengupayakan apa yang dia sebut sebuah "aliansi strategis" dengan MTN, raksasa telekomunikasi Pan-Afrika, dan Syrian Development Trust,  yang bahkan sebelum krisis sudah dinilai oleh para pengamat sebagai sebuah lapisan permukaan yang tipis dari reformasi sosial rezim tersebut.

Rangkaian sebanyak 3.000 e-mail itu berasal dari akun-akun pribadi Presiden Bashar dan Asma dan telah diberikan oleh para aktivis oposisi kepada The Daily Telegraph dan sejumlah media lainnya. Meskipun menggunakan nama samaran, identitas Bashar dan Asma tidak diragukan mengingat siapa penerima dan topik e-mail-e-mail tersebut.

Bashar mengasihi istrinya, meskipun dalam inbox di akun e-mail-nya menunjukkan bahwa dia punya hubungan khusus dengan dua pembantu tepercayanya yang merupakan perempuan muda Suriah yang berbasis di Amerika Serikat. Seorang perempuan yang kelihatan berusia 20-an mengirim sebuah foto dirinya dalam pose sangat provokatif. Perempuan itu berdiri menghadap dinding dengan hanya mengenakan lingerie.

Asma tampaknya menyadari bahwa masa pemerintahan empat dekade keluarga Assad bisa segera berakhir. "Jika bersama kita kuat, kita akan mengatasi hal ini bersama .... Saya mencintaimu,"  tulis Asma kepada suaminya pada 28 Desember.

Editor : Jendri Frans Mamahit

Obama akan jawab pertanyaan warga Korea

Seoul (Fokus/ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengundang warga Korea Selatan mengajukan pertanyaan melalui jaringan (online) dan akan menjawab beberapa dari mereka selama kunjungannya ke Seoul untuk menghadiri pertemuan puncak mengenai keamanan nuklir pekan depan.

"Anda dapat bertanya kepada Presiden Obama, dan jika terpilih, dia akan menjawabnya secara pribadi," kata pernyataan Kedutaan AS seperti dikutip Kantor Berita Yonhap pada Senin.

Menurut pernyataan itu, melalui program bertajuk "Tanyakan kepada Presiden Obama", pengguna internet bisa mengirimkan pertanyaan kepada Presiden AS melalui akun kedutaan AS di Twitter, Facebook dan me2day, salah satu microblogging utama dan layanan jaringan sosial di Korea Selatan.

Mereka yang mengajukan 10 pertanyaan paling menarik juga akan menerima kopi buku Obama, "The Audacity of Hope", dengan tandatangannya dan tiga besar dari pertanyaan-pertanyaan terbaik akan menerima jawaban pribadi dari Presiden Obama selama berada di Seoul.

"Karena hubungan khusus antara Amerika Serikat dan Korea, dia ingin mendengar dari Anda."

Obama dijadwalkan mengunjungi Korea Selatan untuk menghadiri KTT Keamanan Nuklir pada 26-27 Maret 2012, yang akan dihadiri perwakilan dari 58 negara dan organisasi internasional, termasuk sekitar 48 kepala negara.


Editor : Jendri Frans Mamahit
Mogadishu (Fokus/ANTARA News) - Sedikitnya enam warga sipil Somalia tewas setelah mortir menghantam kamp pengungsi di dekat istana presiden di Mogadishu, ibu kota Somalia, kata sejumlah saksi, Senin.

"Seorang ayah, ibu dan dua anak mereka tewas, setelah sebuah mortir menghantam tempat mereka, dan satu mortir lagi menewaskan dua warga sipil lain," kata Abdiwahid Mohamed, seorang saksi, lapor AFP.

"Orang sedang tidur ketika bom-bom mortir mulai berjatuhan," kata Kolonel Bare Mohamed, seorang pejabat keamanan pemerintah.

"Serangan itu menewaskan sejumlah warga sipil di sebuah kamp dekat istana presiden," katanya, dengan menambahkan bahwa penyelidikan masih dilakukan mengenai siapa yang menembakkannya.

Sejumlah orang cedera dalam serangan Minggu tengah malam, dan menurut para saksi, beberapa bom ditembakkan dalam serangan itu.

"Sedikitnya enam mortir menghantam lokasi sekitar kamp itu, dan tiga diantaranya menghantam bagian dalam yang menewaskan tiga orang -- selain korban tewas, tujuh orang juga cedera," kata Muktar Ali, seorang saksi.

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, yang diyakini ditujukan pada istana presiden.

Pada 14 Maret, serangan bom bunuh diri menewaskan sedikitnya lima orang di dalam kompleks istana presiden di Mogadishu.

Gerilyawan Al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu namun menyebut jumlah korban tewas 17 dan 30 orang cedera.

Meski Al-Shabaab menarik diri dari Mogadishu pada Agustus 2011 dan pasukan Uni Afrika mengamankan daerah yang ditinggalkan kelompok gerilya itu, kota pesisir tersebut masih tetap rawan serangan-serangan bom.

Sejak mundur dari Mogadishu pada Agustus 2011, Al-Shabaab mendapat tekanan yang meningkat di Somalia tengah dan selatan dari pasukan Ethiopia dan Kenya yang berperang bersama pasukan pemerintah Somalia dan milisi pro-pemerintah.

Pasukan AMISOM yang berkekuatan 10.000 orang berperang untuk mengamankan Mogadishu, enam bulan setelah Al-Shabaab meninggalkan pangkalan mereka di sana dan melakukan perang gerilya, termasuk serangan-serangan bom bunuh diri dan bom mobil.

Al-Shabaab yang bersekutu dengan Al-Qaida mengobarkan perang selama beberapa tahun ini dalam upaya menumbangkan pemerintah sementara Somalia dukungan PBB yang hanya menguasai sejumlah wilayah di Mogadishu.

Nama Al-Shabaab mencuat setelah serangan mematikan di Kampala pada Juli 2010.

Para pejabat AS mengatakan, kelompok Al-Shabaab bisa menimbulkan ancaman global yang lebih luas.

Al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kampala, ibukota Uganda, pada 11 Juli yang menewaskan 79 orang.

Pemboman itu merupakan serangan terburuk di Afrika timur sejak pemboman 1998 terhadap kedutaan besar AS di Nairobi dan Dar es Salaam yang diklaim oleh Al-Qaida.

Washington menyebut Al-Shabaab sebagai sebuah organisasi teroris yang memiliki hubungan dekat dengan jaringan Al-Qaida pimpinan Osama bin Laden.

Milisi garis Al-Shabaab dan sekutunya berusaha menggulingkan pemerintah Presiden Sharif Ahmed ketika mereka meluncurkan ofensif mematikan pada Mei dua tahun lalu.

Mereka menghadapi perlawanan sengit dari kelompok milisi pro-pemerintah yang menentang pemberlakuan hukum Islam yang ketat di wilayah Somalia tengah dan selatan yang mereka kuasai.

Al-Shabaab dan kelompok gerilya garis keras lain ingin memberlakukan hukum sharia yang ketat di Somalia dan juga telah melakukan eksekusi-eksekusi, pelemparan batu dan amputasi di wilayah selatan dan tengah.

Somalia dilanda pergolakan kekuasaan dan anarkisme sejak panglima-panglima perang menggulingkan diktator militer Mohamed Siad Barre pada 1991. Selain perompakan, penculikan dan kekerasan mematikan juga melanda negara tersebut. 


Editor : Jendri Frans Mamahit
Jakarta (Fokus/ANTARA News) - Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan tidak ada batasan dalam pengembangan hubungan bilateral antara Indonesia dan Iran.

"Tidak ada batasan dalam pengembangan hubungan bilateral Indonesia dan Iran," ujar Ahmadinejad saat menerima surat-surat kepercayaan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran, Dian Wirengjurit di Istana Kepresidenan di Tehran, Ahad.

Dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Senin, juga disampaikan Presiden Ahmadinejad menekankan bahwa Indonesia dan Iran memiliki hubungan yang mendalam khususnya di bidang agama, sejarah dan hubungan kemasyarakatan. Hubungan baik tersebut terus diturunkan kepada berbagai generasi selanjutnya.

Selain hubungan bilateral, Ahmadinejad juga mengemukakan kedua negara dapat berperan lebih luas lagi dalam tataran kerjasama regional dan global.

Ahmadinejad berpandangan bahwa konstelasi kerjasama global saat ini hanyalah permainan politik dan telah gagal dalam menegakkan keadilan dan kesetaraan antar negara.

"Saat ini dibutuhkan tata dunia baru yang berkeadilan, menjunjung tinggi kemanusiaan, menghormati seluruh negara dan bangsa serta memberikan ruang partisipasi yang setara bagi seluruh negara dan bangsa," ujar Ahmadinejad.

Terkait hal tersebut, Indonesia dan Iran dipandang dapat berpartisipasi dalam membangun tata dunia baru tersebut.

"Tata dunia tersebut haruslah dibangun dengan dasar semangat keislaman", imbuh dia.

Hubungan Indonesia-Iran terus menujukkan tren positif di berbagai bidang dari tahun ke tahun. Meskipun Iran berada dalam tekanan sanksi internasional, volume perdagangan kedua negara justru menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Nilai transaksi perdagangan kedua negara pada 2011 meningkat hingga mencapai 1,856 miliar dolar AS atau meningkat sebesar 51 persen dibanding 2010 yang mencapai 1,229 miliar dolar AS. 


Editor : Jendri Frans Mamahit
Damaskus (Fokus/ANTARA News) - Satu sumber militer Suriah, Senin (19/3), membantah beberapa laporan media dan mencapnya "tak berdasar" bahwa beberapa kapal perang Rusia telah datang ke pantai Suriah dengan membawa staf militer, demikian laporan kantor berita resmi negeri itu, SANA.

"Semua berita tersebut dikeluarkan dalam kerangka kerja kampanye dusta terhadap Suriah oleh sebagian pihak oposisi dan negara yang mendukung mereka guna menutupi seruan bagi campur tangan asing dalam urusan dalam negeri Suriah," kata sumber yang tak disebutkan namanya oleh SANA itu.

Pelabuhan Tartus di Suriah menjadi tempat bagi pangkalan Angkatan Laut Rusia sejak masa Uni Sovyet.

Sementara itu, kerusuhan melonjak secara dramatis selama 48 jam belakangan di Suriah, sejak Sabtu (17/3), sehingga membawa pertempuran antara gerilyawan bersenjata dan tentara pemerintah ke ibu kota negeri tersebut, Damaskus, dan Provinsi Aleppo di bagian utara Suriah. Namun kedua pihak relatif tak terlibat bentrokan di kota besar lain.

Senin pagi (19/3), baku-tembak terjadi antara kelompok bersenjata dan pasukan keamanan di permukiman al-Mazzeh di Damaskus barat, bentrokan pertama di satu wilayah kelas atas di ibu kota Suriah.

SANA melaporkan dua pelaku teror dan seorang personel keamanan tewas dalam bentrokan itu. Ditambahkannya, pasukan keamanan mengungsikan semua warga dari satu bangunan sebelum operasi dilancarkan. Menurut SANA, beberapa bom dan senapan otomatis disita.

"Kami tak bisa tidur semalam, sekitar pukul 00.00 kami mendengar suara bentrokan," kata seorang warga di permukiman tersebut kepada Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa pagi. Ia menambahkan, "Di daerah itu terdapat satu pusat pertokoan, tempat penampungan orang yang lanjut usia, satu panti yatim-piatu serta beberapa sekolah, jadi ini bukan daerah yang cocok untuk dijadikan sarang ... pelaku teror itu tak mempunyai hati nurani dan akhlak."

Bentrokan yang jarang terjadi di Damaskus tersebut bertepatan dengan bentrokan sengit di Provinsi Deir az-Zour di bagian timur antara beberapa kelompok bersenjata dan pasukan pemerintah. Beberapa ledakan terjadi, kata stasiun radio propemerintah Sham FM.

Pada Ahad (18/3), satu kelompok pelaku teror yang bersenjata meledakkan satu mobil yang dipenuhi peledak di permukiman warga di Aleppo, As-Sulaymaniya, sehingga menewaskan seorang petugas dan seorang perempuan. Pada saat yang bersamaan, satu kelompok pelaku teror bersenjata melepaskan senjata ke arah warga di desa Hassiba di pinggiran provinsi Homs, Suriah tengah, sehingga menewaskan 14 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak, kata SANA.

Pada Sabtu (17/3), dua pembom mobil bunuh diri meledakkan bom di dekat direktorat intelijen penerbangan dan kantor keamanan di Damaskus, sehingga menewaskan 29 warga sipil dan personel keamanan serta melukai 140 orang lain.

Satu bom mobil lagi meledak di kompleks Yarmouk yang menjadi tempat tinggal ribuan orang Palestina di sebelah selatan kota tersebut, kata SANA. 


Editor : Jendri Frans Mamahit
Baghdad (Fokus/ANTARA News) - Irak tidak akan mengundang negara-negara non-Arab untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab di Baghdad yang dijadwalkan tanggal 29 Maret mendatang, kata kantor Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki dalam satu pernyataan Minggu.

"Perdana Menteri Nuri al-Maliki menolak gagasan mengundang negara-negara non-Arab untuk menghadiri KTT di Baghdad," kata kantor Maliki mengutip pernyataannya dalam wawancara dengan saluran satelit Irak AFAQ.

"Akan ada undangan untuk organisasi internasional dan regional, tapi kami tidak melihat alasan untuk mengundang negara-negara non-Arab," kata Maliki seperti dikutip dari Kantor Berita Xinhua.

Sebelumnya, Baghdad menyatakan telah menyelesaikan persiapan untuk pertemuan puncak tersebut dan siap menerima para pemimpin Arab.

Irak melihat pertemuan puncak itu sebagai tonggak sejarah yang akan membawa negaranya untuk memainkan peran penting dan positif bagi dunia Arab.


Editor : Jendri Frans Mamahit
Kairo (Fokus/ANTARA News) - Ratusan ribu orang berdesakan untuk melayat jenazah Paus Kristen Ortodoks Koptik Mesir, Shenouda III, menewaskan sedikitnya enam orang dan puluhan orang cedera.

"Hingga hari ketiga melayat, tercatat enam orang meninggal dan lebih 50 orang cedera," kata pihak keamanan Gereja Koptik di Distrik Abbasea, Kairo Timur, Selasa.

Paus Gereja Koptik, yang oleh warga setempat menyapanya, Baba Shenouda, wafat pada Sabtu (17/3) dalam usia 89 tahun.

Sedianya dimakamkan pada Senin, namun ditunda pada Selasa (20/3) atas permintaan umat Koptik di luar negeri seperti Eropa dan Amerika Serikat untuk memberi kesempatan mereka melayat jenazah tokoh kharismatik tersebut.

Ketua Dewan Tertinggi Militer Mesir yang berkuasa, Marsekal Mohamed Hussein Tantawi manyatakan berkabung nasional atas wafatnya Baba Senouda.

Warga Koptik Mesir diberi libur kerja selama tiga hari untuk mengantarkan pemimpin panutan mereka di tempat peristirahatan terakhir.

Perdana Menteri Mesir Kamal Ganzouri turut berbelasungkawa atas wafatnya Baba Shenuda dan menempatkannya sebagai tokoh nasional dan simbol nasionalisme Mesir yang disegani oleh seluruh rakyat Mesir.

Baba Shenouda yang memimpin Gereja Koptik sejak 1971 tersebut lahir di Desa Salam, Provinsi Asiut, pada 3 Agustus 1923.

Sebelum aktif di Gereja, mendiang pernah membina karir di militer dengan pangkat perwira menengah.

Para pemuka Islam setempat menyatakan kehilangan besar atas wafatnya Baba Senouda.

"Wafatnya Baba Shenouda merupakan kehilangan besar bagi Mesir. Namun jasa-jasa baik almarhum selama hidupnya akan menjadi teladan bagi generasi pelanjut," kata Syeikh Agung Al Azhar, Prof Dr Ahmed Al Tayeb.

Syeikh Al Azhar mendorong penguasa negara untuk memberikan gelar pahlawan nasional terhadap Baba Shenouda.

Mufti Nasional Mesir, Ali Goumah, menyebut Shenouda sebagai salah satu simbol pemersatu Mesir, terutama dalam mengikat persaudaraan Kristiani dan Muslim setempat.

Penilaian serupa diutarakan Pemimpin Tertinggi (Mursyid) Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie, yang menilai bahwa kuatnya toleransi beragama di Mesir berkat ketokohan Baba Shenouda III.


Editor : Jendri Frans Mamahit

12 polisi tewas di Meksiko selatan

Mexico City (Fokus/ANTARA News) - Sebanyak 12 polisi kotapraja dan negara bagian disergap dan tewas di satu jalan raya di negara bagian Guerrero, Meksiko selatan, antara Ahad malam dan Senin dinihari, demikian pengumuman pemerintah, Senin (19/3).

Juru bicara Pasukan Keamanan Lokal Arturo Martinez Nunez mengatakan satu kelompok personel polisi disergap oleh sekelompok orang bersenjata di satu jalan kotapraja General Canuto Neri, sehingga 12 orang tewas dan 14 orang lagi cedera.

Martinez mengatakan polisi sedang menyelidiki kematian 10 orang dengan kepala dipenggal dan kepala mereka dibuang Ahadi pagi, ketika mereka diserang.

Kepala tujuh lelaki dan tiga perempuan ditemukan Ahad pagi di luar rumah jagal di kotapraja yang sama, satu desa yang berada di satu gunung yang tak bisa dimasuki, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa pagi. Di sana, kartel narkotika memperebutkan kendali atas kegiatan kejahatan.

Beberapa kepala ditemukan dengan pesan yang berkaitan dengan kartel narkotika La Familia. La Familia adalah organisasi penjahat dengan kekerasan yang melancarkan perang berdarah melawan kelompok lain--Knights Templar-- di negara bagian Michoacan, yang berdekatan, dan bagian wilayah Guerrero.

Lebih dari 47.000 orang telah tewas dalam kerusuhan yang berkaitan dengan narkotika di Meksiko sejak Presiden Felipe Calderon melancarkan "perang melawan penjahat terorganisir" pada 2006.


Editor : Jendri Frans Mamahit
Montevideo (Fokus/ANTARA News/AFP) - China akan bergabung dengan Inter-American Development Bank (Bank Pembangunan Inter-Amerika/IDB) mendirikan dana satu miliar dolar AS untuk investasi di Amerika Latin, presiden IDB Luis Alberto Moreno mengumumkan Senin.

Moreno, yang berbicara setelah pertemuan tahunan ke-53 organisasi tersebut, mengatakan program ini akan menjadi "sebuah dana yang akan kita dirikan bersama pemerintah China" untuk kawasan.

Sebuah pernyataan IDB mengatakan, tujuannya adalah untuk meningkatkan "investasi ekuitas untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di kawasan ini."

Dana investasi diharapkan akan beroperasi tahun ini, menyusul penandatanganan nota kesepahaman (letter of intent) antara IDB dan China Eximbank pada 2011.

"Platform baru ini akan meningkatkan hubungan investasi kuat antara China dan Amerika Latin serta Karibia, membantu wilayah kami mengatasi beberapa tantangan pembangunan yang paling penting," kata Moreno.

IDB dan China Eximbank akan menempatkan masing-masing 150 juta dolar AS ke dalam dana dan akan memilih "perusahaan aset manajemen yang diakui secara internasional untuk mengelola investasi dan menggalang dana dari pasar," kata sebuah pernyataan.

China sudah menjadi mitra utama ekonomi banyak negara Amerika Latin, khususnya Brazil. IDB adalah pemberi pinjaman multilateral utama ke kawasan tersebut, telah memberikan 11 miliar dolar AS pada tahun lalu.

Upaya baru menunjukkan "ketertarikan China yang sangat besar untuk wilayah Amerika Latin," kata Moreno.

Sumber yang dekat dengan proyek tersebut mengatakan, upayanya akan berusaha untuk berinvestasi di perusahaan di wilayah tersebut, berbeda dengan kredit IDB, yang pergi terutama untuk pembangunan dan infrastruktur.

Secara terpisah, Moreno mengatakan, organisasi berharap akan datang dengan rencana pada April untuk dana kontingensi yang disebut untuk membantu negara-negara di kawasan itu yang dilanda gejolak ekonomi global.



Editor : Jendri Frans Mamahit
HCM City (Fokus/ANTARA News) - Para pejabat Departemen Kesehatan Vietnam dan Ho Chi Minh City akan mengirim staf medis dan peralatan ke wilayah selatan untuk memerangi wabah penyakit tangan-kaki-mulut.

Hua Ngoc Thuan, wakil ketua Komite Rakyat kota, mengatakan para staf itu akan dikirim ke provinsi dengan kematian dan tingkat infeksi tertinggi untuk mengobati penyakit itu dalam tahap awal.

Jumlah orang yang terinfeksi penyakit iitu meningkat tajam dibandingkan dengan tahun lalu, terutama di daerah padat penduduk, kata Thuan, yang bertemu dengan tim inspeksi dipimpin oleh Nguyen Thanh Long, wakil menteri kesehatan, Jumat lalu.

Sebanyak 1.351 orang tertular penyakit itu di HCM City sepanjang tahun ini, tiga kali lebih tinggi dari yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu, kata Pham Viet Thanh, direktur Departemen Kesehatan kota.

Satu orang meninggal tahun ini.

Rata-rata 200 orang dirawat di rumah sakit setiap minggu di HCM City.

Tang Chi Thuong, direktur Rumah Sakit Anak No1 di HCM City, mengatakan kurangnya kompetensi dokter-dokter perawat utama serta kurangnya peralatan medis penting di fasilitas kesehatan masyarakat menyebabkan pengobatan yang tidak tepat bagi pasien.

Dalam banyak kasus, anak-anak dengan penyakit tangan-kaki-mulut didiagnosis menderita radang paru di rumah sakit tingkat kabupaten di provinsi selatan seperti Vinh Long, Dong Thap dan An Giang.

Mereka kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit HCM City dalam kondisi serius.

Rumah Sakit Anak No 1 menerima lebih dari 1.300 anak dengan penyakit itu, empat kali lebih tinggi dari angka tahun lalu, katanya.

Dia menambahkan bahwa dua anak dari Provinsi Tra Vinh dan Soc Trang meninggal setelah mereka dipindahkan ke rumah sakit tersebut dalam kondisi kritis.

Penyakit ini telah membunuh 11 orang di seluruh negeri dan lebih dari 12.500 orang telah tertular selama tahun ini, atau tujuh kali lebih tinggi dari tahun lalu.

Long telah meminta daerah-daerah untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit itu di antara masyarakat.

Berkaitan dengan itu, HCM City telah melaporkan tiga kematian akibat demam berdarah tahun ini, dan lebih dari 2.000 orang telah tertular penyakit itu, kata Preventive Medicine Center kota.


Editor : Jendri Frans Mamahit