FOKUS INTERNATIONAL KEMBALI HADIR UNTUK PARA PEMBACA SEKALIAN

jual beli liberty reserve, jual beli paypal

Senin, 13 Desember 2010

Laporan Intelijen AS Tentang Korea

Washington (ANTARA News/AFP) - Kepala intelijen Amerika Serikat Ahad mengingatkan bahwa Korea Selatan telah kehilangan kesabaran terhadap provokasi-provokasi yang dilakukan Korea Utara dan "akan melakukan aksi militer."

Direktur Intelijen Nasional, Laksamana Dennis Blair, mengatakan dia tidak berpikir bahwa konflik akan meningkat menjadi perang besar karena Korea Utara tahu bahwa dia akan kalah.

"Saya tidak berpikir bahwa perang akan segera dimulai tapi saya rasa akan terjadi konfrontasi militer di tingkat rendah ketimbang hanya menerima ini, agresi Korea Utara ini, dan pergi untuk melakukan perundingan," katanya kepada CNN.

Blair, yang baru saja kembali dari Korea Selatan, mengatakan bahwa Korea Utara baru-baru ini melakukan serangan artileri terhadap sebuah pulau Korea Selatan yang menewaskan empat orang, dan sebelumnya menenggelamkan kapal perang Korea Selatan.

Hal itu adalah tindakan luar biasa Korea Utara dalam upaya menyerempet bahaya.

"Jadi, Korea Selatan mulai kehilangan kesabaran terhadap Utara, yang ada adalah tekad besar untuk kesabaran," katanya.

Ketika ditanya apa artinya, Blair mengatakan, "Ini berarti mereka akan mengambil tindakan militer terhadap Korea Utara."

0 komentar:

Posting Komentar