Miranshah, Pakistan (Fokus/ANTARA News) - Serangan pesawat Amerika Serikat menargetkan satu kompleks gerilyawan di daerah suku Pakistan dekat perbatasan Afghanistan menewaskan empat pejuang Selasa malam, kata para pejabat keamanan.

Dua rudal menghantam satu kompleks di luar Miranshah, di wilayah Waziristan Utara, menewaskan empat orang, kata seorang pejabat, lapor AFP.

Serangan itu memicu kebakaran pada bangunan dan api dapat dilihat dari atap rumah-rumah di Miranshah, lima kilometer jauhnya, kata penduduk.

Serangan pesawat tak berawak dan korbannya dikonfirmasi oleh dua pejabat keamanan lainnya.

Serangan itu adalah yang pertama sejak hubungan Amerika Serikat-Pakistan merosot ke tingkat terendah mereka setelah serangan helikopter 26 November di satu pos pemeriksaan perbatasan yang menewaskan 24 tentara Pakistan.

Serangan itu terjadi pada hari ledakan bom yang dikendalikan dari jauh menewaskan 35 orang dan melukai lebih dari 60 lainnya di wilayah suku Khyber yang bermasalah di barat laut Pakistan, yang juga digunakan untuk melayani rute pasokan utama pasukan NATO yang beroperasi di Afghanistan.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu, tetapi warga setempat menduga itu adalah sengketa suku.

Perbatasan barat laut untuk pasokan NATO untuk memerangi pasukan asing di negara tetangga Afghanistan tetap ditutup, setelah serangan udara NATO November.

Pakistan menolak hasil investigasi koalisi militer atas insiden itu dan mengatakan serangan tersebut telah menjadi tindakan agresi yang disengaja, yang menyebabkan merosotnya hubungan antara Amerika Serikat dan Pakistan.