Volgograd (ANTARA News/RIA Novosti-OANA) - Bom meledak, Selasa pagi, di pintu masuk markas polisi lalulintas di kota Volgograd di Rusia selatan, kata juru bicara polisi.

Tak ada korban tewas atau cedera akibat ledakan tersebut.

Bom itu meledak pukul 06:40 waktu setempat (10:40 WIB) di salah satu kabupaten di bagian tengah kota tersebut. Ledakan itu sama dengan kekuatan 200 gram TNT, kata wanita juru bicara kepolisian regional.

Seorang saksi mata, sebagaimana dikutip media setempat, mengatakan ia telah melihat seorang pria menaruh bungkusan hitam di gerbang markas polisi tersebut lalu ia melarikan diri dari tempat itu.

Satu kasus pidana telah diajukan mengenai dugaan tindakan membuat kacau dan penyelundupan senjata, kata polisi.

Satu paket yang mencurigakan juga ditemukan di luar Akademi Kementerian Dalam Negeri di Volgograd, kata satu sumber polisi. Pasukan keamanan sedang memeriksa tempat tersebut.

Lebih dari satu dasawarsa setelah berakhirnya perang federal melawan kaum separatis di Republik Chechnya, Kaukasus Utara Rusia, pasukan keamanan Rusia terus memerangi kelompok gerilyawan di wilayah lain di Kaukasus Utara.

Gerilyawan seringkali melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan, kepolisian dan warga sipil.