FOKUS INTERNATIONAL KEMBALI HADIR UNTUK PARA PEMBACA SEKALIAN

jual beli liberty reserve, jual beli paypal

Rabu, 21 Maret 2012

Lima (Fokus/ANTARA News) - Peru pada Senin membatalkan kunjungan fregat Angkatan Laut Inggris dalam solidaritas dengan klaim Argentina atas Kepulauan Malvinas (Falkland) yang dikendalikan Inggris.

Keputusan itu menggarisbawahi dukungan Peru kepada Argentina atas sengketa kepulauan Pasifik selatan, yang dikenal dengan nama lokal Malvinas, kata Menteri Luar Negeri Rafael Roncagliolo kepada kantor berita resmi Andina.

Kapal fregat Inggris "Montrose" berencana akan berlabuh di pelabuhan Callao, Lima, pada Kamis untuk kunjungan persahabatan.

Roncagliolo mengatakan kunjungan itu dibatalkan sebagai bagian dari kesepakatan dengan Uni Negara Amerika Selatan (UNASUR) mendukung Argentina.

Para menteri luar negeri dari 12 negara UNASUR Sabtu mendesak Inggris untuk membahas kedaulatan kepulauan itu dengan Argentina, "sejalan dengan resolusi-resolusi PBB."

Kedutaan Besar Inggris di Lima mengatakan pihaknya "mengeluh" bahwa Peru telah membatalkan undangan itu, dan mencatat bahwa pemerintah Peru memiliki kesempatan untuk mengangkat masalah tersebut dengan Menteri Luar Negeri Jeremy Browne, yang berada di Lima, Jumat.

Pasukan Argentina merebut kepulauan itu pada 2 April 1982, dan dikeluarkan oleh pasukan Inggris 74 hari kemudian.

Secara keseluruhan, 649 tentara Argentina, 255 tentara Inggris

dan tiga penduduk Kepulauan Falkland tewas dalam konflik.

Keputusan Inggris untuk memungkinkan pengeboran minyak lepas pantai di dekat pulau-pulau itu, yang terletak 250 mil (400 kilometer) di timur daratan Amerika Selatan, menambah ketegangan-ketegangan baru, demikian AFP.


Editor : Jendri Frans Mamahit

0 komentar:

Posting Komentar